Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Jembatan di Lumbang Probolinggo Ambruk, Akses Wisata Madakaripura Lumpuh

Avatar
×

Jembatan di Lumbang Probolinggo Ambruk, Akses Wisata Madakaripura Lumpuh

Sebarkan artikel ini
Potret kerusakan jembatan amblas yang memutus akses menuju Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. (MaduraPost/Istimewa)

PROBOLINGGO, MaduraPost – Akses utama menuju destinasi wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus total setelah jembatan gorong-gorong di jalur tersebut amblas, Jumat (27/3) malam.

Peristiwa ini dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hingga sore hari, sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat drastis.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Camat Lumbang, Budi Utomo, menjelaskan bahwa tingginya debit air membuat struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan.

“Hujan lebat menyebabkan debit air sungai tinggi sehingga struktur jembatan tidak kuat menahan gerusan air. Akibatnya akses utama warga dan wisatawan terputus,” ujarnya, Sabtu (28/3).

Insiden tersebut juga menyebabkan korban luka. Dua pemuda yang tengah melintas saat kejadian dilaporkan terjatuh bersama amblesnya jembatan.

Keduanya, berinisial BS dan EH, merupakan warga setempat. Mereka sempat mendapatkan perawatan medis di puskesmas terdekat sebelum akhirnya diperbolehkan pulang karena kondisi telah stabil.

Pasca kejadian, tim gabungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pihak kecamatan, serta pemerintah desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Petugas telah memasang rambu peringatan dan garis pengaman guna mencegah masyarakat mendekati area berbahaya.

Hingga saat ini, pihak terkait masih berkoordinasi untuk mencari jalur alternatif agar mobilitas warga dan wisatawan dapat kembali berjalan, sembari menunggu langkah perbaikan darurat pada jembatan yang amblas.

Peristiwa ini menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan saat musim hujan, terutama di wilayah dengan kontur sungai dan jalur wisata alam yang rawan terdampak cuaca ekstrem.***