Gapoktan Reflensia di Desa Bindang Disinyalir Gelapkan Bantuan Pupuk Organik Cair

  • Bagikan
Pupuk organik cair dari Dinas Pertanian Pamekasan yang tidak diberikan kepada masyarakat oleh Kapoktan Reflensia di Desa Bindang Pasean (Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Reflensia yang beralamat di Dusun Eper, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Jamaludin disinyalir akan menggelapkan bantuan pupuk organik cair.

Pasalnya, pupuk cair bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan tahun 2021 tersebut hingga kini belum didistribusikan atau diberikan kepada para anggotanya (Kapoktan Reflensia, red).

Padahal di kelompok – kelompok tani yang lain pupuk cair itu sudah lama tersalurkan kepada masyarakat utamanya kepada anggotanya. Hal itu kini menjadi polemik bahkan anggapan buruk dari beberapa elemen masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Kesal Ulah Massa PMII, Aparat Bertindak Represif dan Arogan

Menurut pengaduan salah seorang warga setempat inisial HR kepada Wartawan Media ini, pupuk organik cair untuk para petani itu sampai detik ini tidak diberikan oleh Jamaludin (Ketua Poktan Reflensia, red).

“Itu kan aneh dan patut kami duga kalau pupuk itu oleh Pak Ketua akan digelapkan atau tidak akan diberikan kepada kami, karena di dusun yang lainnya sudah dikasih,” katanya, Senin (8/11).

Dugaan sementara dan informasi yang ia dapatkan, Kelompok Tani di Dusun Eper Desa Bindang tersebut dikendalikan oleh oknum.

BACA JUGA :  Kejari Bangkalan Peduli Warga Terdampak Covid-19

“Sehingga kepengurusan di bawah tidak terkendali alias amburadul mas,” ungkapnya.

Sementara Jamaludin melalui hubungan via WhatsApp-nya mengakui kalau pupuk cair itu oleh dirinya belum didistribusikan kepada anggotanya.

“Tapi saya sudah informasikan kepada anggota kalau pupuk cair tersebut ada di rumah saya. Bahkan saya sudah mengumpulkan anggota dan mengatakan bahwa ada bantuan pupuk cair dari Dinas,” ngakunya, Selasa (9/11/2021).

Ia menyatakan kalau dirinya sudah menanyakan kepada kelompok tani yang lain. Dan di kelompok tani yang lain itu, kata Jamaludin, sebagian memang sudah dikasihkan.

BACA JUGA :  Iptu Pudi Purnomo; Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Delapan Kades Terpilih Asal Ketapang

“Cuma pupuk itu tidak diberikan rata. Artinya tidak disalurkan semua kepada anggota kelompoknya,” ujarnya.

Jamaludin menyampaikan kalau pupuk cair itu utuh ada di rumahnya. Dia menyebutkan kalau dirinya akan tetap menyalurkannya dan tidak akan main-main dengan bantuan tersebut.

“Cuma, kenapa saya tidak menyalurkannya karena tahun kemaren sempat kejadian obat pulma itu digunakan oleh masyarakat pada saat mau tanam padi jadi mati semua padinya. Makanya nanti saya akan berikan serentak pada saat mau tanam padi,” jelasnya.

  • Bagikan