Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Fenomena Sapi Mati Mendadak di Sampang Bikin Resah Warga

Avatar
50
×

Fenomena Sapi Mati Mendadak di Sampang Bikin Resah Warga

Sebarkan artikel ini
Sapi milik Marsudin yang mati secara tiba tiba.

SAMPANG, MaduraPost – Sejumlah peternak sapi di Desa Kara, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang diresahkan dengan fenomena meninggalnya sapi sapi milik warga secara tidak lazim.

Ternak yang semula sehat tiba-tiba tubuhnya gemetar dan mati dengan mulut berbusa. Mayoritas warga di Desa setempat memang memelihara ternak sapi. Warga khawatir kematian ternak-ternak itu disebabkan terjangkit virus berbahaya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kordinator PKH Kecamatan Pakong Dukung Muhammad Sahur Maju Pilkada Pamekasan 2024

Akibat peristiwa tersebut, Marsudin yang juga sebagai peternak sapi mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Penyakit ini sudah sejak beberapa hari terakhir. Sapi madrasin saya mati mendadak, padahal sebelumnya tidak ada tanda-tanda apapun,” katanya, Jumat (28/01/2022).

Gejala kematian sapi itu berlangsung singkat. Sapi yang semula sehat, tiba-tiba tubuhnya gemetar, hingga akhirnya ambruk dan menggelepar. Sebelumnya, kata dia, juga ada tiga yang mati mendadak. Begitu mati, warga pun langsung menguburkan sapi-sapi itu.

Baca Juga :  Akibat Hujan Deras,Tenda Dapur Umum BNPB Sub Posko Jembatan Timbang Sampang Roboh

Dia menjelaskan, kondisi semacam ini baru pertama kali terjadi. Jenis penyakit yang diderita belum diketahui.

“Kejadian ini membuat warga desa kara khususnya dusun tenggih panik dan khawatir akan ada kejadian sapi mati lagi,” sebutnya.

Pihaknya meminta dari dinas terkait dapat segera menemukan solusinya agar kedepan tidak ada lagi ternak yang mati terkena penyakit.

Baca Juga :  Pria Bertamu Diduga Dibunuh Orang Tak Dikenal di Desa Lar Lar Banyuates

“Kami berharap ada perhatian dari dinas terkait, untuk mengetahui penyebab kematian mendadak ternak-ternak warga ini. Warga resah, karena kebanyakan di sini orang awam,” pungkasnya.