SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hukum & Kriminal

Fauzi Bacok Laki-Laki yang Keluar Dari Kamar Istrinya Dengan Kondisi Telanjang

Avatar
×

Fauzi Bacok Laki-Laki yang Keluar Dari Kamar Istrinya Dengan Kondisi Telanjang

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Seorang suami warga Dusun Bara’ Lorong, RT.007/RW.003, Desa Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bacok seorang laki-laki Dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada hari Minggu tanggal 23 Agustus 2020, sekitar pukul 23.00 WIB, didalam rumah milik Fauzi (43) warga Desa Bluto.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Agus Hari Wibowo (40), warga Desa Kalianget Barat harus menerima luka robekan disekujur tubuhnya karena tusukan senjata tajam milik Fauzi.

Baca Juga :  Begini Pengakuan Kasatpol PP Sumenep Soal Warning Jurnalis Nulis Berita Operasi Gabungan

“Sekitar pukul 23.00 WIB, Fauzi bersama anaknya bernama Roni baru datang dari acara perkumpulan. Kemudian melihat Agus Hari Wibowo keluar dari dalam kamar istrinya dalam keadaan telanjang. Seketika itu Fauzi langsung mengejar dan membacok Agus Hari Wibowo (Korban) menggunakan sebilah pisau,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya, Senin (24/8).

Widiarti menjelaskan, korban dibacok sebanyak 7 kali hingga mengalami beberapa luka robek pada bagian pergelangan tangan kanan dan kiri bagian dalam, luka robek pada bagian ketiak sebelah kiri, luka robek pada rusuk bagian samping sebelah kiri, luka robek pada perut sebelah kiri, luka robek pada pinggul bagian luar sebelah kiri, luka robek pada paha bagian luar sebelah kiri setelah dibacok.

Baca Juga :  Kapolsek Tanggapi BNN Sulit Masuk ke Sokobanah Sampang

“Untungnya korban lari menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah pelaku menuju ke pasar Bluto, selanjutnya korban diamankan warga masyarakat lalu datang petugas dari Polsek Bluto bersama Saksi Ahmadi Yasid membawa korban ke Puskesmas Bluto,” terangnya.

Dari insiden itu, polisi mengamankan barang bukti (BB) sebuah kaos lengan pendek motif liris warna kombinasi abu-abu hitam, terdapat bercak merah diduga darah korban. Kemudian sebuah pisau panjang +- 20 cm.

Baca Juga :  Islamic Center Tempat Karantina di Pamekasan Diduga Jadi Sarang Maling

Atas kejadian itu, Fauzi (Pelaku) dijerat pasal tindak pidana penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) KUHP. (Mp/al/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.