SUMENEP, MaduraPost – Program pembelajaran bahasa Inggris tahunan Englisan Vol. 3 kembali digelar pada 6–7 Februari 2026 di Pasar Kebbun, Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung lancar.
Kegiatan ini mengusung konsep pembelajaran sederhana, menyenangkan, dan aplikatif melalui pendekatan outdoor learning.
Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa sekolah dasar, pelajar sekolah menengah, hingga mahasiswa.
Para peserta mengikuti berbagai aktivitas interaktif seperti permainan edukatif, simulasi percakapan, serta kerja kelompok yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari.
Pelaksanaan Englisan Vol. 3 juga melibatkan relawan internasional dari Peace Corps Volunteers (PCVs), yakni Maria, Michelle, Sabrina, Joseph, dan Margaret.
Kehadiran para relawan memberikan pengalaman lintas budaya sekaligus kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan komunikasi langsung dalam bahasa Inggris.
Program ini bertujuan memperluas akses pembelajaran bahasa Inggris yang ramah, inklusif, dan kontekstual bagi generasi muda di daerah.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang mendorong peserta lebih berani berbicara serta memandang bahasa Inggris sebagai keterampilan yang dapat dipelajari dengan cara menyenangkan.
Pemilik Pasar Kebbun, Fajar Siddiq, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Englisan Vol. 3 tidak hanya memberi manfaat pendidikan, tetapi juga menghidupkan ruang publik sebagai tempat belajar bersama.
“Pasar Kebbun memang kami dorong menjadi ruang kreatif dan edukatif bagi masyarakat. Kehadiran Englisan Vol. 3 membuktikan bahwa pasar tidak hanya identik dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga bisa menjadi tempat belajar yang menyenangkan bagi generasi muda,” ujar Fajar, Kamis (12/2).
Melalui kegiatan ini, Englisan diharapkan menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antara komunitas lokal dan relawan internasional dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di Kabupaten Sumenep dan sekitarnya.***






