Scroll untuk baca artikel
Berita

Disbudporapar Sumenep Data Jumlah Seniman dan Budayawan, Ini Tujuannya

Avatar
54
×

Disbudporapar Sumenep Data Jumlah Seniman dan Budayawan, Ini Tujuannya

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN. Potret Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, saat menerima kunjungan wisatawan manca negara akhir tahun 2023 lalu. (M.Hendra.E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan pendataan seniman dan budayawan.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, pelestarian seni budaya menjadi program prioritas termasuk inventarisasi yang perlu diperhatikan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Inventarisasi, pendataan seniman dan budayawan ini penting,” kata Iksan dalam keterangannya, Minggu (24/3).

Tujuannya, kata Iksan, untuk mengetahui ekosistem seni budaya yang ada di Sumenep, baik yang bersifat tradisional maupun non-tradisional.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Sampaikan LKPJ 2024, Fokus pada Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Iksan mengungkapkan, pada periode Januari hingga Februari, ada sekitar 25 seniman Sumenep sudah terdata.

”Mulai tahun ini, kami melakukan pendataan melalui data pokok kebudayaan atau dapobud. Jadi semua seniman kami data, termasuk karyanya,” ujar Iksan.

Menurutnya, pendataan yang dilakukan itu bukan tanpa maksud. Iksan mengatakan, keberadaan seniman penting karena menjadi jantung dalam menata dan melestarikan kearifan lokal daerah.

Baca Juga :  Cegah Informasi Hoax, AJI Surabaya Gelar Pelatihan Cek Fakta untuk Jurnalis

“Kami akan memperhatikan kesejahteraan mereka. Para seniman itu nantinya akan dibantu dengan dana hibah,” kata Iksan.

Meski begitu, Iksan mengaku belum tahu berapa nominal yang diputuskan. Hanya saja, secara keseluruhan untuk pelestarian seni budaya di Sumenep dianggarkan Rp3 miliar.

‘Itu dilakukan untuk menjaga eksistensi karya seniman dan men-support kebutuhan dalam berkarya,” pungkasnya.***

Baca Juga :  Sinergi Dinkes P2KB Sumenep dengan YABHYSA Percepat Penanggulangan TBC