Bimtek Bagi Petani Milenial, Dispertahortbun Sumenep Kerjasama dengan Balitklimat Bogor

  • Bagikan
ANTUSIAS. Pelatihan diikuti puluhan petani milenial di aula Dispertahortbun Sumenep. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Demi meningkatkan pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) gelar pelatihan bagi petani milenial. Selasa, 22 Juni 2021.

Pelatihan yang digelar Dispertahortbun tersebut bekerjasama dengan Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat), Bogor, dalam rangka mensukseskan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) untuk optimalisasi teknologi panen saat hujan, irigasi dan air.

BACA JUGA :  Pencairan BLT Dana Desa di Desa Dasok Disambut Syukur Warga Miskin Terdampak Covid-19

“Bimtek dikhususkan dan kita bina disini adalah petani milenial, usianya 19 sampai 39 tahun,” ungkap Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto, dalam sambutannya, Selasa (22/6).

Pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari. Arif menerangkan, dalam rangka mensosialisasikan teknologi dan inovasi agroklimat dan hidrologi oleh Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat), puluhan peserta meliputi petani muda di Sumenep dihadirkan.

BACA JUGA :  Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik Ditengah Pandemi Covid-19

“Para pemateri ini akan memberikan pelatihan kepada petani milenial, termasuk pernjanjian penandatanganan kerjasama antara Dispertahortbun dengan Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi,” terangnya.

Nantinya, dari hasil pelatihan tersebut petani milenial akan diajarkan bagaimana mengolah sistem informasi untuk memprediksi iklim pertanian.

Selain itu juga memahami sistem informasi tanam terpadu. Tujuannya, untuk mengetahui iklim dan cuaca. Disamping itu, Dispertahortbun juga memberikan edukasi pada petani-petani milenial, agar lebih mudah dan melek terhadap teknologi.

BACA JUGA :  Wabup Sumenep Akan Ngantor di Kepulauan, Kapan?

“Kami juga punya inovasi, kita sudah menciptakan aplikasi Akanca Tani. Aplikasi ini sudah bisa dilihat, tujuannya dalam rangka memberikan konseling, marketing, dan informasi tentang produk hasil pertanian di Kabupaten Sumenep,” tukasnya.

  • Bagikan