SUMENEP, MaduraPost – Anggota DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, melakukan kunjungan ke Kantor UP3 Madura PT PLN (Persero). Selasa, 8 Oktober 2024.
Pada kesempatan itu, Ahmad Juhairi menemui langsung Manajer UP3 Madura PT PLN (Persero), Fahmi Fahresi bersama timnya, dalam rangka koordinasi percepatan pembangunan pembangkit listrik di Kecamatan Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Ahmad Juhairi mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan listrik di wilayah Kepulauan Masalembu dapat segera terlaksana, mengingat pentingnya kebutuhan listrik bagi masyarakat setempat.
“Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Manajer UP3 Madura PT PLN (Persero), Bapak Fahmi Fahresi, bersama timnya. Dalam pertemuan itu, kami menekankan perlunya percepatan pembangunan listrik di Kepulauan Masalembu,” kata Ahmad Juhairi dalam keterangannya pasa MaduraPost, Selasa (8/10).
Menurutnya, warga Kepulauan Masalembu sangat bergantung pada infrastruktur listrik untuk mendukung kesejahteraan dan perkembangan wilayah mereka.
“Kami berharap bahwa pembangunan listrik di Kepulauan Masalembu bisa segera terwujud, mengingat warga sangat membutuhkan akses listrik yang memadai,” ujar wakil rakyat asli Pulau Masalembu Dapil VIII ini.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan, pentingnya kolaborasi yang solid antara pihak PT PLN (Persero) dan para pemangku kebijakan di wilayah tersebut.
Sinergi ini, kata politikus Partai NasDem itu lebih lanjut, diperlukan untuk mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam proses pembangunan di lapangan.
Sementara itu, Manajer UP3 Madura PT PLN (Persero), Fahmi Fahresi menjelaskan, bahwa untuk Pulau Masalembu, yang mencakup dua desa dengan jumlah penduduk terbesar yakni Masalima dan Sukajeruk, tahapan pembebasan lahan akan dilanjutkan pada tahun depan.
“Tahapan ini sempat tertunda pada tahun sebelumnya, namun PLN memastikan bahwa proses ini akan menjadi prioritas untuk percepatan pembangunan pembangkit listrik di wilayah tersebut,” ujar Fahmi Fahresi.
Fahmi Fahresi bilang, apabila koordinasi ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan listrik di Kepulauan Masalembu.
“Hal ini tentu juga menjadi harapan besar bagi warga untuk mendukung kehidupan sehari-hari dan pertumbuhan ekonomi di daerah kepulauan,” tandasnya.***






