Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Anggaran Untuk Ibu Hamil dan Balita di Puskesmas Talang Juga Disunnat ?

Avatar
×

Anggaran Untuk Ibu Hamil dan Balita di Puskesmas Talang Juga Disunnat ?

Sebarkan artikel ini
Kolase Foto Kepala Puskesmas Talang dan Menu makanan untuk Ibu Hamil dan Balita

PAMEKASAN, MaduraPost – Belum selesai kasus dugaan pemotongan dana kapitasi Puskesmas Talang Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, Kini mencuat dugaan pemangkasan dana untuk program makan Ibu hamil dan Balita.

Anggaran makan Ibu hamil dan Balita yang semestinya Rp 21.500 namun dalam realisasinya yang diberikan kepada Ibu Hamil dan Balita hanya kisaran Rp 16.500.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  DPD LIRA Pamekasan Adukan Dugaan Korupsi Kegiatan Sanitasi ke Polda Jatim

Menu yang diberikan tidak jarang dikeluhkan oleh para penerima, sehingga tidak jarang para nakes dan kader menjadi cibiran dari para ibu hamil.

Bahkan menu makanan yang diberikan kepada Balita sudah basi sehingga ditolak oleh para penerima.

“Ada kader yang menerima kiriman dari ibu balita, makanan yang diberikan justru dijadikan makan ayam, karena sudah basi,” Kata salah satu Kader yang namanya tidak mau disebutkan. Ahad (06/07/25).

Baca Juga :  Sorotan Anggaran: Di Tengah Bencana Banjir, BPPKAD Probolinggo Anggarkan Lebih Setengah Miliar untuk Jamuan Rapat

Menurutnya, menu makanan yang diberikan kepada Ibu Hamil dan Balita diduga disunnat oleh Kepala Puskesmas Drg Khaliliya Syaifiyati. Karena catering yang menyediakan makanan untuk Ibu Hamil dan Balita memang disediakan oleh Kepala Puskesmas.

“Semua yang mengatur kepala Puskesmas mas, Meskipun dibawah kader sering dihujat karena makanan yang tidak sesuai, tidak ada yang berani bicara, karena kapusnya arogan dan tidak mau ditegur, Semuanya harus ikut kata Kapus,” Tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna Tentang Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021

Sampai berita ini terbit, belum ada konfirmasi dari Kepala Puskesmas Talang Drg Khaliliya Syaifiyati.