Scroll untuk baca artikel
DaerahKesehatanPemerintahan

Lawan Covid-19, Bupati Sampang Berbaur, Bupati Pamekasan Bersholawat

30
×

Lawan Covid-19, Bupati Sampang Berbaur, Bupati Pamekasan Bersholawat

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Ditengah merebaknya wabah Covid-19, Kehadiran sosok pemimpin menjadi tumpuan utama masyarakat. Terutama dalam memberikan solusi dan dukungan moral.

Sosok Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang dikenal dengan sebutan Berbaur ternyata tidak seperti yang diharapkan masyarakat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Selama Pamekasan dinyatakan sebagai zona merah dalam penyebaran Covid-19, Bupati Pamekasan tidak pernah melakukan turun langsung ke masyarakat untuk melihat atau mendengar keluhan masyarakat.

Baca Juga :  Belum Lama Dibangun, Proyek PISEW 2019 di Sumenep Ambruk, Kini Resmi Dilaporkan Ke Kejari Sumenep

Hal itu disampaikan Kholis Muslim Tim Sukses Pasangan Berbaur asal desa Bindang Kecamatan Pasean Kepada MaduraPost. Kamis (07/05/2020).

Menurut Kholis, Bupati Pamekasan sudah tidak lagi Berbaur, Tapi yang justru Berbaur adalah Bupati Sampang.

“Setiap hari Bupati Sampang bersama Polres dan Dandim turun langsung ke pelosok desa membagikan sembako pada warga tidak mampu, Bahkan buka puasa dijalan,” Katanya.

Baca Juga :  Empat Orang PMI Asal Sumenep Tiba Diterminal Arya Wiraraja

“Beda dengan Bupati Pamekasan, Yang tidak mau turun ke masyarakat. Jadi meskipun memberikan sembako, Masyarakatnya harus hadir ke Pendopo,” Imbuhnya.

Hal itu menurut Kholis, disebabkan karena Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi ingin masyarakat Sampang merasakan kehadiran Pemerintah disaat merebaknya Covid-19.

“Berbeda dengan Bupati Pamekasan, Yang tidak mau turun ke Masyarakat, Justru sibuk rekaman Sholawat, Sehingga Viral Bupati Pamekasan Bersholawat,” Terang Kholis.

Baca Juga :  Alumni Ponpes Annuqayah Bergerak, Kejari dan Polres Sumenep Menjadi Target

Lebih lanjut Kholis berharap kepada Bupati Pamekasan untuk melihat kondisi warga tidak mampu yang berada di pelosok desa.

“Silahkan Pak Bupati turun ke Desa, Anda akan menemukan banyak Masyarakat Miskin di Pamekasan yang tidak pernah mendapat Bantuan Pemerintah,” Pungkasnya. (Mp/uki/lam)