Scroll untuk baca artikel
Headline

Pasar Burung Srimangunan Bakal Pindahkan Ke Margalela

36
×

Pasar Burung Srimangunan Bakal Pindahkan Ke Margalela

Sebarkan artikel ini
Foto : Beritama.id

BERITAMA.ID, SAMPANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang berencana akan merelokasi pedagang burung di pasar Srimangunan ke pasar Margalela di Jalan Syamsul Arifin, Kecamatan kota.

Kabid Pengelolaan Pasar, Disperdagprin Sampang, Sapta Nuris Ramlan, manyampaikan, pihaknya sudah menyediakan tempat khusus di pasar Margalela untuk pedagang burung berjualan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Menurut dia, rencana relokasi pedagang burung dilakukan karena lokasi yang selama ini digunakan pedagang di pasar Srimangunan berada di bawah tangga. Sehingga mengganggu akses pengunjung pasar.

Baca Juga :  Masjid Abdullah Syechan Baghraf Diserbu Jamaah, Tradisi Zakat dan Kebersamaan Ramadan

“Kami ingin penataan pedagang di pasar Srimangunan lebih bagus, dan mengembalikan fungsi tangga sebagai akses bagi pengunjung pasar,” kata Sapta. Sabtu (09/11/2019).

Dia menjelaskan, pasar Srimangunan masuk katagori pasar dengan kelas modern dan sehat. Pedagang burung atau unggas tidak boleh berjualan di pasar tersebut. Hal itu berdasarkan peraturan dalam program pasar sehat. Semua pedagang yang berjualan di pasar harus sesuai dengan kelas pasar.

Baca Juga :  Warga Pantura Pamekasan Pasang Baleho The Next Presiden untuk Prabowo-Sandi

“Pedagang akan ditempatkan di belakang pasar. Kami sudah menyediakan tempat dan fasilitas yang dibutuhkan pedagang,” ujarnya.

Sementara itu, Mustofa, 39, seorang pedagang burung di pasar Srimangunan, mengaku keberatan dan tidak setuju dengan rencana relokasi tersebut. Sebab, dibandingkan Margalela pasar Srimangunan jauh lebih ramai pengunjung, pembeli burung juga sudah terbiasa datang ke Srimangunan.

“Kalau pasarnya sepi lantas siapa yang mau beli dagangan kami. Kami jualan untuk menafkahi keluarga, buka untuk foya-foya,” ucapnya.

Baca Juga :  JCW Apresiasi Kerja Kejari Sampang Terkait Penanganan Kasus Dugaan Korupsi DD Sokobanah Daya

Pria asal kecamatan Pangarengan itu menuturkan, jumlah pedagang burung yang berjualan di Srimangunan cukup banyak. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan, setiap berjualan di pasar pedagang dikenai retribusi.

“Dulu semua pedagang burung di sini pernah dipindah ke Margalela. Tapi tak lama pindah lagi ke sini karena pasar sepi pembeli,” tandasnya. (Red-Zainal)