PROBOLINGGO, MaduraPost — Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menyalurkan bantuan sosial cadangan pangan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menyasar 325 desa dan 5 kelurahan di seluruh wilayah kabupaten.
Penyaluran bantuan pangan (Banpang) tersebut resmi dimulai pada Selasa (31/3/2026), ditandai dengan penyerahan simbolis di Desa Matekan, Kecamatan Besuk, kepada 908 penerima manfaat.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo, Arif Kurniadi, didampingi Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Kuswadi.
Arif Kurniadi menjelaskan, program bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat sekaligus sebagai langkah mitigasi dampak inflasi.
“Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Secara keseluruhan, bantuan ini akan disalurkan kepada 228.655 warga di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya usai kegiatan.
Ia merinci, total bantuan yang disalurkan mencapai 4.731.000 kilogram beras dan 914.620 liter minyak goreng yang didistribusikan ke seluruh desa dan kelurahan sasaran.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Kuswadi, memastikan bahwa kualitas bahan pangan yang disalurkan dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
“Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan stok, baik untuk program bantuan ini maupun untuk stabilisasi harga di pasar,” katanya.
Penyaluran bantuan di Desa Matekan berlangsung tertib dengan pengaturan jadwal penerima guna menghindari kerumunan.
Pemerintah daerah berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi.






