SUMENEP, MaduraPost – Program Bantuan Pangan (Bapang) yang digulirkan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) untuk periode Februari-Maret 2026 resmi mulai disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya agar proses distribusi berjalan tertib, aman, serta tepat sasaran, baik bagi warga yang berada di wilayah daratan maupun kepulauan.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Sumenep, Abdul Madjid menjelaskan, bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran di empat kelurahan telah berlangsung sejak Selasa (31/3) dan berlanjut hingga Rabu (1/4/2026).
Dalam laporannya kepada Bupati, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah, ia memastikan setiap temuan di lapangan segera ditindaklanjuti oleh petugas terkait.
“Alhamdulillah, monev Bantuan Pangan di empat kelurahan hari ini berjalan tertib dan aman. Verifikasi data penerima yang meninggal, pindah, atau sudah tidak berhak juga langsung diperbaiki oleh petugas kelurahan dan Bulog,” katanya, Rabu (1/4).
Sebagai Asisten II Bupati Sumenep, Abdul Madjid juga menyampaikan apresiasi kepada tim Perum Bulog atas kinerja mereka dalam mendistribusikan bantuan pangan tahun 2026. Ia menilai koordinasi di lapangan berlangsung solid dan responsif.
“Salut pada kinerja tim, koordinasi Bulog di lapangan sangat solid, mulai dari perbaikan data hingga distribusi kepada warga, sehingga proses penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Pada hari yang sama, Abdul Madjid secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga Kelurahan Bangselok yang dipusatkan di balai kelurahan setempat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog langsung dengan sejumlah penerima manfaat guna memastikan bantuan benar-benar sesuai kebutuhan serta membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan masukan terkait pelaksanaan program.
Sementara itu, Kepala Bulog Wilayah Madura, Ahmad Rofi’i, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengawal kelancaran distribusi bantuan tersebut.
“Terima kasih Pak Majid, Asisten Bupati, atas support dan dukungannya,” tuturnya.
Distribusi Bantuan Pangan di Kabupaten Sumenep diawali dari Kecamatan Kota dan Batuan. Selanjutnya, penyaluran akan diperluas hingga mencakup seluruh desa, termasuk wilayah kepulauan. Pemerintah daerah memastikan proses distribusi dilakukan secara merata agar seluruh warga kurang mampu memperoleh haknya.
Rasa syukur juga disampaikan para penerima bantuan. Atmina, warga Jalan Kemala, Pajingan, Desa Bangselok, mengaku bantuan tersebut sangat membantu kondisi ekonomi keluarganya.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bulog. Di tengah kondisi ekonomi keluarga kami, bantuan ini menjadi sangat berarti,” ungkapnya.
Pemkab Sumenep bersama BAPANAS dan Bulog berkomitmen menjaga kelancaran distribusi sekaligus terus memperbarui validasi data penerima secara berkelanjutan.
Upaya ini diharapkan memastikan bantuan pangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.***






