SUMENEP, MaduraPost – Kejuaraan bola voli SMEKSA Cup IX tahun 2026 berhasil menyedot perhatian atlet muda tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Tingkat partisipasi yang tinggi tercermin dari total 33 tim yang ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Rinciannya, 23 tim berasal dari kategori putri, sedangkan 10 tim lainnya dari kategori putra. Jumlah peserta ini menjadi gambaran bahwa minat pelajar terhadap cabang olahraga bola voli di Sumenep kian menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
Ketua panitia pelaksana, Kagianto menyampaikan, bahwa SMEKSA Cup IX bukan semata-mata ajang adu kemampuan, melainkan juga sarana pembinaan bagi atlet muda untuk menampilkan potensi terbaik yang mereka miliki.
“Alhamdulillah, tahun ini antusias peserta sangat tinggi. Total ada 33 tim yang ikut berpartisipasi, terdiri dari 23 tim putri dan 10 tim putra,” ujarnya, Selasa (31/3).
Ia memaparkan, kompetisi ini digelar selama 10 hari, terhitung sejak 29 Maret hingga 7 April 2026. Dalam rentang waktu tersebut, seluruh tim akan berlaga dengan menjunjung tinggi sportivitas demi meraih hasil maksimal.
Kagianto menilai, membludaknya jumlah peserta menjadi sinyal kuat bahwa SMEKSA Cup telah menjelma sebagai salah satu turnamen yang paling ditunggu oleh kalangan pelajar SMP/MTs di Kabupaten Sumenep.
“Harapan kami, kejuaraan ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi serta memperkuat semangat sportivitas di kalangan generasi muda,” tuturnya.
Di sisi lain, Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep, Samsiyadi, memberikan apresiasi atas peran aktif SMKN 1 Sumenep dalam mendukung perkembangan olahraga voli di daerah.
Ia menilai, SMKN 1 Sumenep konsisten berkontribusi dan terus memberi dinamika positif bagi dunia bola voli setiap tahunnya.
Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut turut berpengaruh besar dalam mencetak atlet-atlet potensial di Sumenep.
“SMKN 1 Sumenep selalu hadir dan konsisten. Ini sangat membantu dalam pembinaan atlet bola voli di daerah,” ujarnya.
Samsiyadi menambahkan, institusi pendidikan memiliki posisi strategis dalam proses penjaringan serta pengembangan bakat generasi muda, terutama pada sektor olahraga.
“Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan. Semoga ke depan semakin banyak atlet berprestasi yang lahir dari SMKN 1 Sumenep,” katanya.
Pada momen yang sama, Kepala SMKN 1 Sumenep, Sucipto, menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mengoptimalkan potensi atlet muda di Kabupaten Sumenep.
Ia menyebutkan bahwa SMEKSA Cup bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga platform strategis untuk menjaring talenta-talenta unggul bola voli dari kalangan pelajar.
“Melalui SMEKSA Cup ini, kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat sekaligus menjadi langkah nyata sekolah dalam mencari dan membina atlet muda berbakat,” ujarnya.
Sucipto berharap, penyelenggaraan kejuaraan ini mampu menumbuhkan budaya olahraga di kalangan generasi muda sekaligus memotivasi peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri.
“Harapan kami, ajang ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi pintu awal bagi para atlet muda untuk berkembang,” tukasnya.***






