Scroll untuk baca artikel
News

Disdik Sumenep Gandeng Wijaba, Dorong Literasi Kesehatan dan Lingkungan Siswa SD

×

Disdik Sumenep Gandeng Wijaba, Dorong Literasi Kesehatan dan Lingkungan Siswa SD

Sebarkan artikel ini
KEGIATAN. Jajaran Disdik Sumenep saat memimpin rapat koordinasi bersama kepala sekolah dan pengawas TK/SD/SMP dalam agenda penguatan program pendidikan di Kabupaten Sumenep. (Istimewa for MaduraPost)
KEGIATAN. Jajaran Disdik Sumenep saat memimpin rapat koordinasi bersama kepala sekolah dan pengawas TK/SD/SMP dalam agenda penguatan program pendidikan di Kabupaten Sumenep. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang sehat sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi program edukasi kesehatan dan lingkungan bertajuk Generasi Sehat dan Cinta Lingkungan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Program ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kabupaten Sumenep, serta organisasi internasional The World is Just a Book Away (Wijaba).

Baca Juga :  Rangkaian Ulang Tahun ke-2, PJS Temui Tokoh Pantura Sampang

Kolaborasi tersebut difokuskan untuk memperkuat literasi kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan pada siswa sekolah dasar (SD).

Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Wijaba dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayahnya.

Ia menilai kerja sama lintas sektor seperti ini menjadi langkah strategis dalam memperkaya pembelajaran di sekolah.

“Program edukasi kesehatan dan lingkungan yang digagas Wijaba ini merupakan kegiatan pembelajaran daring yang menyasar murid SD,” ujar Iksan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Sediakan 12 Armada Mudik Gratis untuk Lebaran 2026

Ia juga mengingatkan para kepala sekolah agar terus berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan secara komprehensif dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.

Menurut Iksan, materi yang disampaikan dalam program tersebut menitikberatkan pada pemahaman tentang kesehatan, kebersihan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung selama dua bulan dengan memanfaatkan platform WhatsApp sebagai media pembelajaran.

“Peserta mendapatkan delapan modul pembelajaran yang dibagikan dalam bentuk tautan video YouTube berdurasi singkat, sekitar tiga hingga lima menit setiap materi,” tuturnya, Sabtu (28/2).

Baca Juga :  Kepala Diskominfo Sumenep Disebut dalam Potongan BAP Kasus BSPS

Ia berharap, program ini mampu membentuk kebiasaan hidup sehat dan perilaku ramah lingkungan di kalangan siswa sejak dini. Upaya ini dinilai penting agar pendidikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran sosial.

“Harapannya, para pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan lingkungan yang kuat,” tukasnya.***