PAMEKASAN, MaduraPost – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta masyarakat Kecamatan Batumarmar untuk tidak gegabah menggelar aksi demonstrasi ketika terdapat kebijakan pemerintah yang dinilai kurang sejalan dengan aspirasi warga.
Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Kantor Kecamatan Batumarmar, Jumat (27/2).
Menurut Kiai Kholil, sapaan akrabnya, masyarakat sebaiknya lebih dahulu menempuh jalur komunikasi melalui serap aspirasi, silaturahmi, atau audiensi sebelum memutuskan turun ke jalan.
“Kalau ada kebijakan yang dianggap kurang sesuai, mari kita duduk bersama. Lakukan audiensi terlebih dahulu. Itu langkah yang lebih efektif,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi merupakan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat.
Namun, langkah tersebut sebaiknya dijadikan opsi terakhir apabila jalur komunikasi tidak menemukan titik temu.
“Aksi demonstrasi itu jalan terakhir,” tegasnya.
Kiai Kholil menilai pendekatan dialogis akan menciptakan suasana yang lebih kondusif dan produktif dalam mencari solusi atas persoalan yang muncul.
Dengan komunikasi yang baik, pemerintah dan masyarakat dapat saling memahami serta menghindari kesalahpahaman.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas daerah, terutama di bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Safari Ramadhan di Kecamatan Batumarmar tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat.***






