Scroll untuk baca artikel
Berita

IPDA Hermanto Buka Suara Soal Isu Amoral yang Menyeret Namanya

Avatar
331
×

IPDA Hermanto Buka Suara Soal Isu Amoral yang Menyeret Namanya

Sebarkan artikel ini
Ipda Hermanto anggota kepolisian polres sampang

SAMPANG, MaduraPost Setelah namanya disebut-sebut dalam isu dugaan pelanggaran etik, IPDA Hermanto, anggota Polres Sampang, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa tuduhan yang beredar di sejumlah media dan media sosial tidak benar serta menyesatkan.

Hermanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Idik I Pidum Satreskrim Polres Sampang, menuturkan bahwa mutasinya murni bagian dari rotasi rutin di tubuh Polri, bukan karena persoalan etik seperti yang ramai dibicarakan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dalam Surat Telegram Kapolres Sampang Nomor: STR/39/X/KEP/2025 tertanggal 30 Oktober 2025, Hermanto resmi dimutasi menjadi Pa Urmin Bagops Polres Sampang. Sementara rekannya, IPDA Poundra Kinan Aditama, berpindah tugas sebagai Kasubsilahkum Sikum Polres Sampang.

Baca Juga :  Satu-satunya di Madura Poli Nyeri Hanya Ada di RSUDMA Sumenep, Begini Kata Bupati Fauzi

“Mutasi itu hal wajar dalam organisasi Polri. Tidak ada kaitannya dengan isu amoral. Saya menerima keputusan pimpinan dengan lapang dada dan siap melaksanakan tugas di tempat baru,” ujar Hermanto saat dihubungi, Minggu (9/11/2025).

Ia menegaskan bahwa sikap diamnya selama isu tersebut beredar bukan bentuk pengakuan kesalahan, melainkan bagian dari upaya menjaga nama baik institusi dan pimpinan.

“Saya diam bukan karena takut atau salah. Saya memilih diam untuk menjaga marwah institusi dan pimpinan,” katanya.

Baca Juga :  LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-rekan Perkuat Silaturahmi dalam Khotaman dan Buka Puasa Bersama

Hermanto juga menyesalkan munculnya pemberitaan yang dinilai spekulatif tanpa mengonfirmasi kebenaran informasi. Ia menyebut tuduhan yang beredar sebagai bentuk fitnah.

“Berita yang memuat tudingan itu tidak berdasar, hanya spekulasi. Itu fitnah yang merugikan nama baik saya,” ucapnya.

Lebih jauh, Hermanto menyatakan siap jika diminta memberikan klarifikasi di hadapan pimpinan Polri di level mana pun.

“Saya siap jika harus menjelaskan langsung di hadapan Kapolda atau bahkan Kapolri. Karena saya tahu, mutasi saya tidak ada kaitannya dengan pelanggaran apa pun,” tuturnya.

Baca Juga :  Target Dana Investasi Di Kabupaten Sampang Meningkat Rp 499 Miliar

Sementara itu, pihak Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Sampang belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang sempat beredar. Hingga kini, tidak ditemukan laporan resmi ataupun bukti hukum yang mendukung tudingan terhadap Hermanto. Bahkan, pihak yang sebelumnya disebut sebagai korban juga membantah kabar tersebut.

Di tengah polemik yang belum terverifikasi, Hermanto berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum jelas sumbernya.

“Saya akan tetap fokus menjalankan tugas dengan profesional. Bagi saya, loyalitas dan tanggung jawab tetap yang utama,” tutupnya.