Scroll untuk baca artikel
Headline

Pj Kades Onjur Diduga Tekan Bendahara Desa untuk Mengundurkan Diri

Avatar
86
×

Pj Kades Onjur Diduga Tekan Bendahara Desa untuk Mengundurkan Diri

Sebarkan artikel ini
PROFIL. Potret Camat Karang Penang Sampang, Yasid Bustomi. (Saman Syah/MaduraPost)

SAMPANG, MaduraPost – Camat Karang Penang yang sekaligus menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Onjur, Kabupaten Sampang, Yasid Bustomi, diduga melakukan tekanan terhadap bendahara desa agar mengundurkan diri dari jabatannya.

Seorang warga Desa Onjur yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa Pj Kades Onjur membuat gebrakan dengan mencoba mengganti bendahara desa.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Bahkan, ia disebut-sebut memerintahkan seseorang yang disebut sebagai ‘mentornya’ untuk meminta bendahara desa menandatangani surat pengunduran diri.

Baca Juga :  Lemahnya Pengawasan PLN Sumenep Rugikan Konsumen

“Pak Camat yang juga baru menjabat sebagai Pj Kades Onjur menyuruh seseorang yang dianggap sebagai mentornya untuk mendatangi bendahara desa dan memaksanya menandatangani surat pengunduran diri,” ujar warga tersebut pada MaduraPost, Jumat (28/3).

Namun, menurut sumber itu, bendahara desa menolak untuk mundur secara paksa karena khawatir akan ada konsekuensi yang tidak diinginkan ke depannya.

Baca Juga :  Disperta Sampang Gelar Sosialisasi Percepatan Regenerasi Petani Melalui Gubug Milenial FARM

“Tiba-tiba Pj Kades yang baru ini memerintahkan seseorang untuk mendatangi bendahara desa dan menyuruhnya membuat surat pengunduran diri. Sampai saat ini, bendahara tetap menolak,” tegasnya.

Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang turun tangan agar tidak terjadi pergantian bendahara secara sepihak yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di desa.

“Kami berharap Pemkab Sampang tidak membiarkan pergantian bendahara desa ini dilakukan secara sepihak oleh Pj Kades yang baru. Jangan sampai ada gejolak di desa,” harapnya.

Baca Juga :  Pasien Terjangkit Virus Corona di Kabupaten Pamekasan Bertambah, Satu Orang Kembali Dinyatakan Positif

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Yasid Bustomi belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya.***