Scroll untuk baca artikel
Berita

Target PAD Pariwisata Sumenep Capai 70 Persen Pada Agustus 2024, Disbudporapar Sebut Naik Signifikan

×

Target PAD Pariwisata Sumenep Capai 70 Persen Pada Agustus 2024, Disbudporapar Sebut Naik Signifikan

Sebarkan artikel ini
BERKUDA. Potret salah satu wisata pantai di Sumenep yang menarik pertumbuhan PAD. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Kabupaten Sumenep ditetapkan mencapai 70 persen.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, hingga Agustus 2024 kemarin, PAD yang diperoleh dari sektor pariwisata telah mencapai 70 persen dari target 100 persen yang ditetapkan untuk akhir tahun 2024.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Saat ini, PAD dari pariwisata sudah mencapai 70 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun ini,” kata Iksan dalam keterangannya, Jumat (6/9).

Baca Juga :  Pelayanan Prima Kemenag Sumenep, Sebentar Lagi Ada Pendaftaran CJH Khusus Warga Kepulauan

Sebelumnya, Iksan mengungkapkan, bahwa target PAD untuk sektor wisata tahun 2024 meningkat menjadi Rp847 juta, dibandingkan dengan Rp560 juta pada tahun 2023.

“Kami telah berhasil mencapai 70 persen dari target PAD yang diharapkan akan tercapai pada akhir tahun,” ujar Iksan.

Iksan meyakini bahwa tidak hanya target tersebut akan tercapai, tetapi kemungkinan besar juga akan terlampaui.

Baca Juga :  Semangat Baru Pasca Lebaran, Bappeda Sumenep Gelar Halal Bihalal

Dia menilai, pencapaian ini berkat berbagai strategi yang diterapkan pemerintah daerah untuk menarik lebih banyak pengunjung, baik lokal maupun dari luar daerah.

Salah satu strategi utama adalah pengembangan dan revitalisasi destinasi wisata seperti Pantai Lombang dan Salopeng.

Berbagai acara hiburan, termasuk pertunjukan tari, diadakan setiap minggu untuk meningkatkan daya tarik kedua pantai tersebut.

Baca Juga :  UNIBA Madura Go Internasional, Kirim Mahasiswa dan Dosen ke Luar Negeri

Selain itu, Museum Sumenep juga telah mengalami perubahan signifikan untuk menarik pengunjung.

Setiap hari, menurut Iksan, museum menyelenggarakan pertunjukan musik tradisional yang berhasil menarik perhatian wisatawan.***