Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Dianiaya Pakai Cangkul, Mursahe Laporkan Buri ke Polsek Palengaan

Avatar
×

Dianiaya Pakai Cangkul, Mursahe Laporkan Buri ke Polsek Palengaan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penganiayaan dan Surat Bukti Laporan Polisi.

PAMEKASAN, MaduraPost – Berawal dari cekcok mulut antara Mursahe dan Buri yang merupakan satu tetangga di dusun Bu’tana Desa Banyupele Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan.

Peristiwa penganiayaan berawal pada saat Buri membersihkan selokan comberan yang kemudian ditegur oleh mursahe. Peristiwa tersebut tejadi pada hari kami (21/03/24) sekira jam 06.00 WIB.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Karena tidak terima ditegur, ahirnya terjadi cekcok antara Buri dan Mursahe. Mursahe yang jengkel kemudian mengambil sebilah bambu untuk dipukulkan kepada Buri, namun Nahas Cangkul yang dipakai Buri lebih dahulu mengenai kepala Mursahe.

Baca Juga :  Direktur RSUDMA Sumenep Bantah Insiden Bayi Tertukar

Tidak hanya satu kali, Buri mencoba menganiaya Mursahe pakai cangkul hingga korban tersungkur dan ahirnya dilerai oleh Mathari yang merupakan ipar dari Buri.

Akibat peristiwa tersebut, Mursahe harus dilarikan ke Puskesmas Palengaan untuk mendapatkan pertolongan.

Akibat peristiwa tersebut, Mursahe melaporkan Buri ke SPKT Polsek Palengaan atas tuduhan penganiayaan dengan tanda bukti laporan Nomor : STTLP/B/3/III/2024/SPKT/POLSEK PALENGAAN/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 21 Maret 2024.

Baca Juga :  UNIBA Madura Mantap di Jalur Internasional, Terima Mahasiswa Asing dan Kirim Dosen ke Luar Negeri

Akibat peristiwa tersebut, Buri diancam dengan pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara paling lama 2 Tahun 8 Bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.