Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Diduga Gelapkan Bansos, Warga Sampang Polisikan Oknum Pendamping PKH

Avatar
30
×

Diduga Gelapkan Bansos, Warga Sampang Polisikan Oknum Pendamping PKH

Sebarkan artikel ini
KPM PKH di Sampang Rosidah didampingi suaminya usai melaporkan kasus Bansos PKH ke Polres Sampang. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, melaporkan oknum pendamping PKH ke Polres Sampang, karena diduga melakukan penggelapan Bansos dengan mengondikasikan kartu dan menilap uang bantuan.

KPM PKH tersebut atas nama Rosidah warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong. Sementara oknum yang dilaporkan adalah pendamping PKH setempat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Bersama Politisi Demokrat Nurul Huda, Komunitas “Jangan Lupa Bahagia” Bukber di Sokobanah Daya

Suami Rosidah, Nuruddin turun tangan melaporkan kasus tersebut. Ia mengatakan, istrinya tidak pernah mendapatkan ataupun menerima bantuan Program PKH meski dirinya tercatat sebagai penerima. Terhitung sejak tahun 2021 hingga tahun 2023.

Sementara dasar pelaporan adalah adanya bukti bukti print out buku tabungan yang diketahui ada transaksi pengeluaran dan penarikan uang.

Baca Juga :  Dana Hibah dan BK Desa Diduga Jadi Bancakan, Musfiq: Gubernur Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Kekuasaan

“Berdasarkan dari bukti print out itu, kami melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian. Kami meminta kepada Polres Sampang untuk segera menindaklanjuti dan menyelidiki oknum pendamping PKH,” kata Nasruddin, Senin (23/1/2023).

Sementara Humas Polres Sampang Ipda Sujianto, dirinya membenarkan atas adanya pengaduan atau pelaporan dugaan penggelapan Bansos PKH itu.

“Saya akan segera melakukan proses penyelidikan lebih lanjut, biarlah tim penyidiknya bekerja dulu mas,” singkat Sujianto.***

Baca Juga :  Indehoi di Tempat Kost, Sepasang Kekasih Diciduk Tim Gabungan Forkopimka Pademawu