Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Dugaan Money Laundry DBHCHT, Polisi Panggil Diskominfo Sampang

Avatar
21
×

Dugaan Money Laundry DBHCHT, Polisi Panggil Diskominfo Sampang

Sebarkan artikel ini
Imron Muslim Sekretaris Persatuan Jurnalis Sampang memberikan bukti-bukti dugaan pencucian uang Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ke Penyidik Polres (Foto : Imron Muslim/MaduraPost).

SAMPANG, MaduraPost – Kasus dugaan korupsi yang melibatkan Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sampang memasuki babak baru. Pada Jumat (20/10/2023) Polres Sampang memanggil salah satu pejabat Diskominfo setempat.

Pemanggilan tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskim Polres Sampang melalu Kanit Tipidter Ipda Muamar Amin. Menurut Muamar pemanggilan tersebut untuk meminta keterangan atau klarifikasi dari pihak Diskominfo Sampang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Iya tadi kami panggil D (inisial) PPTK Diskominfo Kabupaten Sampang,” ucapnya kepada MaduraPost, Jumat (20/10/2023) siang.

Baca Juga :  Bukti Gentleman Bupati Sampang Temui Pedemo Meski Larut Malam

Menurut Perwira Polisi yang akrab disapa Mamank tersebut pihaknya juga tidak akan main-main dalam mengungkap kasus tersebut. Dia menambahkan ada 17 pertanyaan yang pihaknya layangkan kepada D (inisial) dalam pemeriksaan tersebut.

“Selanjutnya kami juga akan panggil Inspektorat untuk mengetahui aliran  dana (DBHCHT) tersebut,” tambahnya.

Disinggung soal dugaan pencucian uang (money laundry) yang dilakukan oleh Diskominfo Sampang, Muammar menyebut akan memanggil semua pihak yang dianggap mengetahui kegiatan tersebut.

“Intinya kami akan melalukan penyelidikan untuk perkara ini agar semua bisa terbuka,” tegasnya.

Baca Juga :  Dianggap Bodohi Publik, Masyarakat Desa Bira Barat Datangi Kejari Sampang

Sementara itu Ketua Persatuan Jurnalis Sampang Faris Reza Malik  mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kepolisian Resort Sampang dalam mengungkap dugaan kongkalikong penggunaqn anggaran DBHCHT di Diskominfo Sampang.

“Saya percaya Polres Sampang akan bekerja secara profesional dalam mengungkap permasalahn ini,” kata Faris.

Pihaknya juga siap apabila nanti polisi membutuhkan keterangan dan bukti-bukti lain guna mendukung kepolisian dalam membongkar dugaan mafia dalam penggunaqn anggaran DBHCHT.

Baca Juga :  PUPR Sampang Diduga Sembunyikan Nama CV yang Kerjakan Jembatan Ambruk di Sokobanah

“Kami (PJS) siap kapanpun diminta polisi untuk memberikan keterangan ataupun bukti lainnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) melaporkan dugaan pencucian uang yang dilakukan oleh Diskominfo Sampang serta dugaan Mark Up media cetak yang diduga dimanipulasi oleh oleh Diskominfo ke Polres setempat.

Hingga berita ini dimuat belum ada klarifikasi dari pihak Diskominfo Kabupaten Sampang prihal pemanggilan dari Polres. Media ini akan terus berupaya untuk meminta keterangan dari Diskominfo.