Scroll untuk baca artikel
Berita

Program ‘Si Kapal’, Upaya Pemkab Sumenep Peduli Keselamatan Nelayan, Begini Fungsinya!

Avatar
39
×

Program ‘Si Kapal’, Upaya Pemkab Sumenep Peduli Keselamatan Nelayan, Begini Fungsinya!

Sebarkan artikel ini
KOLASE. Potret Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, saat mengisi dialog bersama Pro 1 RRI. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Sebagai bentuk inovasi dan pengembangan teknologi, perahu nelayan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan dipasangi alat pendeteksi yang terkoneksi dengan reserver Call Center 112. Selasa, 4 Juli 2023.

Diketahui, alat ini seperti black box atau kotak hitam dalam pesawat penerbangan komersial.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tujuan penggunaan alat ini untuk memudahkan upaya pencarian atau pertolongan cepat ketika terjadi kecelakaan laut yang menimpa nelayan.

Baca Juga :  Festival Drumband Pelajar 2024, Wabup Sumenep Dorong Kreativitas dan Prestasi Pelajar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya mengungkapkan, pemasangan alat pendeteksi pada perahu nelayan merupakan pengembangan pelayanan kedaruratan bencana berupa program Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (Si Kapal).

“Si Kapal merupakan sebuah inovasi baru, untuk mengurangi korban kecelakaan laut dengan memasang alat pendeteksi pada perahu nelayan,” kata Ferdiansyah saat Dialog bersama Pro 1 RRI Sumenep, Selasa (4/7).

Baca Juga :  Baru Dioperasikan Pasca Dibangun, Atap Puskesmas Batu Lenger Ambruk

Pihaknya menjelaskan, alat pendeteksi tersebut secara otomatis terkoneksi dengan reserver Call Center 112.

Sehingga, jika terjadi kejadian buruk di laut, Anak Buah Kapal (ABK) atau nelayan bisa menekan tombol panic button.

Menurutnya, radar keselamatan ini akan memancarkan sinyal secara terus menerus selama 5 hari, bahkan alat ini nantinya akan dipasang pada perahu nelayan di semua lokasi pelayaran.

Baca Juga :  Sumenep Luncurkan Platform Data Kemiskinan Terbaru, Bappeda Rinci Begini

“Kami sudah pasang alat pendeteksi Si Kapal ini di 20 perahu nelayan Sapeken sebagai pilot projek atau percontohan program Si Kapal,” kata dia mengungkapkan.

Diharapkan, inovasi Si Kapal ini bisa memberikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna transportasi laut guna meminimalisir kecelakaan laut.***