Scroll untuk baca artikel
Berita

Pentingnya Mengelola Keuangan dan Menghindari Jeratan Pinjol, LSAI Berikan Edukasi Untuk Pemuda

Avatar
53
×

Pentingnya Mengelola Keuangan dan Menghindari Jeratan Pinjol, LSAI Berikan Edukasi Untuk Pemuda

Sebarkan artikel ini
ACARA. Potret sosialisasi penyuluhan jasa keuangan kepada masyarakat Kabupaten Sumenep oleh OJK dan LSAI. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Kegiatan penyuluhan jasa keuangan kepada masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI). Rabu, 17 Mei 2023.

Kegiatan tersebut bertempat di Graha Soekarno Sumenep, dengan mendatangkan dua narasumber yang faham di bidangnya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mereka diantaranya Mulyadi, Penggiat Ekonomi Sosial, Ketua DPKS, dan Nur Angga Wardana, perwakilan BPR EL-Baghraf Madura Berdikari.

Baca Juga :  Kilas Balik Kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo Bangun Sumenep Hingga Berkembang Signifikan

Kegiatan penyuluhan keuangan itu bertemakan ‘Edukasi dan Perlindungan Konsumen’. Diketahui, peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan santri.

Sementara kegiatan ini salah satunya bertujuan mencerdaskan masyarakat dalam berkeuangan.

Di mana, cerdas berkeuangan yang dimaksud salah satunya masyarakat mampu mengelola keuangan secara proporsional dan lebih mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan.

Direktur Eksekutif LSAI, Abrari mengatakan, di era sekarang masyarakat memang harus cerdas dalam berkeuangan.

Baca Juga :  250 Desa dari 19 Kecamatan di Sumenep Tersebar Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sita Ribuan Jenis

Tujuannya, supaya tidak sampai terjerumus kepada praktik-praktik keuangan yang dapat merugikan.

Pihaknya menyebutkan, praktik-praktik atau layanan keuangan yang dapat merugikan misalnya sampai terjerat investasi bodong atau pinjaman online (Pinjol) ilegal.

Itulah, kata dia, salah satu tujuan dari diadakannya kegiatan penyuluhan jasa keuangan.

“Uang memang bukan segalanya, tapi segala sesuatu butuh uang. Uang memang tidak dibawa mati, tapi tidak punya uang rasanya mau mati,” kata Abrari dalam sambutannya, Rabu (15/5).

Baca Juga :  Praktisi Hukum Yolies Yongky Sikapi KPU Pamekasan Yang Terindikasi Tak Luber Jurdil

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan ini akan menambah wawasan dan referensi masyarakat.

“Khususnya generasi muda dalam hal mengelola keuangan dengan baik,” jelasnya.***