Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pencerahan Hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang Digelar PWI Sampang Diduga Bermuatan Politis

Avatar
33
×

Pencerahan Hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang Digelar PWI Sampang Diduga Bermuatan Politis

Sebarkan artikel ini
Stiker PWI Sampang Yang Disebarkan Saat Acara Sosialisasi Hukum dan Kode Etik Jurnalistik.(Istimewa)

SAMPANG, MaduraPost – Kegiatan Pencerahan Hukum dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang diadakaan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang yang bekerjasama dengan Polres Sampang beberapa hari yang lalu di Gedung Pesanggrahan Ketapang Barat menuai kontroversi.

Pasalnya kegiatan tersebut diduga bermuatan politik. Hal tersebut tampak dengan adanya sticker yang dibagikan kepada peserta yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pj Kades Ragung Sampang Jarang Ngantor dan Balai Desa Terkunci Saat Jam Kerja

Dalam stiker tersebut bertuliskan “Karena Yang Baru Belum Tentu dan Belum Pasti. Kalau Yang Ada Sudah Terbukti dan Teruji, Gak Penting Cari Yang Baru. Yuk, Syukuri dan Lanjutankan!” tulisan itu dipasang persis di samping dan di bawah foto Bupati dan Wabup Sampang serta logi PWI.

Menurut salah satu peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, awalnya acara berjalan dengan lacar sebelum adanya sticker yang disebar oleh panitia kepada peserta.

Baca Juga :  KNPI Pamekasan Sebut Bupati Mas Tamam Tidak Sehat Bersikap Prihal Tudingan Fitnahnya

“Setelah sticker itu menyebar ke peserta, lantas suruh tarik kembali oleh salah satu kades yang ikut hadir dalam acara tersebut,” ujar peserta yang tidak mau disebutkan namanya, Jumaat (29/07/2022).

Sementara itu Kepala Desa Ketapang Daya Moh Wijdan sangat menyayangkan sticker yang disebarkan oleh panitia pelaksana tersebut.

“Kasian Kapolres nanti bisa digoreng, saya minta stiker itu di tarik kembali dan di amankan, ini masih bukan waktunya, nanti kalau sudah waktunya silahkan diedarkan,” kata Wijdan dengan nada tegas di hadapan peserta, Kamis (28/7/22).

Baca Juga :  Proyek Rehab Madrasah di Desa Klompang Barat Diduga Jadi Sarang Korupsi

Hingga berita ini dinaikkan Ketua PWI Sampang, Fathorrohman saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsappnya tidak dibalas dan di telepon juga lewat WhatsAppnya tidak diangkat.