Scroll untuk baca artikel
Daerah

Kembali Masuk Zona Merah, Marka Phisycal Distancing Diterapkan di Sumenep

Avatar
×

Kembali Masuk Zona Merah, Marka Phisycal Distancing Diterapkan di Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort (Satlantas Polres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat terapkan Marka Phisycal Distancing (Jaga jarak) di lampu merah.

Penerapan Marka Phisycal Distancing itu dilakukan demi menjaga penularan virus corona atau covid-19 di Sumenep yang saat ini kembali berkategori zona merah, dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 154 kasus baru.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Sempat Zona Hijau, 17 Warga Sumenep Kembali Terpapar Covid-19

“”Tujuannya untuk Phisycal Distancing dalam upaya pencegahan penularan covid-19 di Sumenep,” terang AKP. Deddy Eka Aprianto, Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polres Sumenep, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (16/7) di halaman Mapolres.

Sementara, Deddy menyebutkan, penerapan Marka Phisycal Distancing masih sebagai pengenalan bagi masyarakat atau pengguna jalan raya. Tepatnya, Marka Phisycal Distancing itu dibuat satu lokasi di jalan Trisakti, Kecamatan Batuan.

Baca Juga :  Beri Saran Taat Protokol, PMM UMM Giat Bagi-bagi Masker ke Sejumlah Warga

“Apalagi Sumenep kembali berstatus zona merah. Jadi kita perkenalkan ini sebagi uji coba kepada masyarakat pengguna jalan untuk mengenali Marka Phisycal Distancing ini,” kata dia.

Penerapan Marka Phisycal Distancing, telah laksanakan sejak hari Rabu, 15 Juli 2020 kemarin.

“Jika masyarakat sudah mengenali, kami bekerjasama dengan pihak Dishub, nanti akan kita tambahkan lagi di setiap lampu merah,” ujarnya.

Baca Juga :  Carok Kembali Terjadi di Desa Pasanggar, Korban Masuk Rumah Sakit

Meski saat ini masih satu titik saja yang diterapkan Marka Phisycal Distancing, Deddy mengatakan, volume kendaraan yang cukup tinggi membuat pintu masuk kota Sumenep di prioritaskan.

“Awal kita letakkan di jalan Trisakti Kecamatan Batuan, karena sebagai pintu masuk ke jalur kota Sumenep,” tukasnya. (Mp/al/rul)