PAMEKASAN, MaduraPost – Warga Dusun Du’uman, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya indikasi pergerakan tanah yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa disadari.
Pergerakan tanah tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan milik warga. Bangunan yang terdampak di antaranya rumah, musholla, serta dapur milik H. Usman (H. Safu’din), dan bangunan milik almarhum H. Nuruddin/Hj. Lisah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terlihat semakin jelas, ditandai dengan munculnya retakan pada dinding serta pergeseran struktur bangunan.
Kondisi ini terekam dalam video yang beredar di masyarakat dan menunjukkan indikasi kuat adanya pergerakan tanah di kawasan permukiman tersebut.
“Sebelumnya tidak ada tanda-tanda, tiba-tiba kondisi rumah amblas,” ujar H. Usman.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pergerakan tanah tersebut dikhawatirkan masih terus berlangsung.
Warga setempat bersama aparat kepolisian diminta untuk tetap waspada, terutama pada malam hari, serta siaga terhadap kemungkinan terjadinya pergerakan susulan.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada perangkat desa atau pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan baru, pergeseran bangunan, atau perubahan kontur tanah di sekitar permukiman.
Langkah kewaspadaan dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan mencegah jatuhnya korban apabila pergerakan tanah kembali terjadi secara tiba-tiba.***






