Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Warga Enggan Datang Ke Faskes Akibat Takut Divonis Covid-19, Berikut Penjelasan Kepala Puskesmas Pasean

37
×

Warga Enggan Datang Ke Faskes Akibat Takut Divonis Covid-19, Berikut Penjelasan Kepala Puskesmas Pasean

Sebarkan artikel ini
Nurhayatun SKM, Kepala Puskesmas Pasean. (Dok MaduraPost)

PAMEKASAN, MaduraPost – Akibat takut dan kwatir divonis Covid-19, warga yang jatuh sakit enggan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (Faskes) seperti Rumah Sakit dan Puskesmas

Fenomina tersebut terjadi di sejumlah faskes di Kabupaten pamekasan. Alhasil sejumlah fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas terlihat sepi karena warga enggan datang berobat

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Tahun Ini RSUDMA Sumenep Berencana Membuka Poli Baru, Apa Saja?

Seperti yang disampaikan Nurhayatun SKM, Kepala Puskesmas Pasean, dia mengakui di sebulan terakhir jumlah kunjungan pasien memang sangat sedikit dan kalau yang rawat inap hampir tidak ada dan ini sangat disayangkan

“Kami mengimbau kepada warga yang kondisinya sakit untuk datang ke pelayanan kesehatan agar memeriksakan kesehatannya agar mendapatkan penanganan medis,” tuturnya, Kamis (05/08/2021)

Baca Juga :  Breaking News : Sumenep Zona Merah Penyebaran Covid-19

Lebih lanjut Nurhayatun, dia mengakui dari kemarin di Puskesmas Pasean setiap pasien yang datang memang harus terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan swab dengan tujuan agar mengetahui pasien yang datang terpapar covid-19 atau tidak

“Pemeriksaan swab antigen kami lakukan pada pasien yang datang ke Unit Gawad Darurat (UGD) Puskesmas dan itu kami lakukan pada pasien yang punya gejalan terindikasi mengarah ke Covid-19,” pungkasnya

Baca Juga :  TK Pertiwi Dharma Wanita Palengaan, Gelar Lepas Pisah di Wisata Titik Sejuta Warna Pamekasan