SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
HeadlineSorotan

Waduh! Oknum Ibu Guru di Salah Satu Yayasan di Tlanakan Pamekasan Diduga Jadi Pelakor

Avatar
×

Waduh! Oknum Ibu Guru di Salah Satu Yayasan di Tlanakan Pamekasan Diduga Jadi Pelakor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Google

PAMEKASAN, MaduraPost – Nodai dunia pendidikan, oknum Ibu Guru Honorer sekaligus Bendahara di Yayasan Makmun Al-Khair Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berinisial RMS terindikasi telah menjadi Perebut Laki Orang (Pelakor).

Perbuatan oknum Ibu Guru tak bermoral itu terungkap setelah Wiwit Andayani yang merupakan istri sah dari seorang suami berinisial MN (laki-laki yang direbut RMS, red) bersama keluarganya mengadu ke Kepala Dinas Pendidikan setempat, pada (09/01/2023) yang lalu dan kepada Wartawan MaduraPost.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kepada Wartawan Media ini di rumahnya, Wiwit Andayani menyampaikan, dirinya membongkar perselingkuhan bejad ibu guru dengan suaminya itu karena sudah tidak kuat menahan kepedihan hatinya dan hancurnya hubungan rumah tangganya yang telah diambang perceraian.

“Oleh karena itu saya ungkap langsung dengan mengadukan ke Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, dengan harapan agar Guru yang dapat saya katakan bejad merebut suami dan kebahagian anak saya itu diberhentikan jadi Guru selamanya, karena sudah tidak pantas lagi menjadi pendidik sementara kelakuannya tidak bermoral,” ujarnya, Minggu (22/01/2022).

Baca Juga :  Tiga Warga Bangkalan Positif Terjangkit Covid-19

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini dirinya akan semakin lantang dan berani bersuara menyiarkan kelakuan Guru Pelakor itu kepada semua orang bahkan kepada seluruh orang tua murid utamanya orang tua murid di Yayasan tempat dia mengajar.

“Karena Alhamdulillah saat ini suami saya sudah mulai sadar dan kembali lagi ke saya. Bahkan tindakan saya ini didukung oleh suami saya yang mungkin sudah dibuang mentah-mentah olehnya (oknum Ibu Guru, red) yang informasinya sudah jalan dengan laki-laki lain,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemuda Pantura Tewas Dalam Aksi Balap Liar di Pantura Pamekasan

Sementara MN (suami Wiwit Andayani yang direbut RMS, red) membenarkan, kalau dirinya selama kurang lebih 2 kemaren itu telah menyakiti istri anak dan keluarganya dengan berselingkuh dengan oknum Ibu Guru tersebut.

“Demi Allah demi Rosul kalau hubungan terlarang dengan Ibu Guru tersebut memang terjadi selama kurang lebih 2 tahun, dan masalah kebenarannya itu saya telah pernah bersumpah di atas Al-Qur’an dengan menyebut demi Allah. Sumpah pengakuan saya itu di depan Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan saat saya bersama istri dan keluarga mengadu,” ngakunya.

Pengakuan dan tindakan yang dilakukannya itu, kata suami Wiwit Andayani tersebut, atas dasar kesadaran dirinya yang telah hilaf meghianati istri dan keluarganya dan kemudian karena sakit dan penghianatan Ibu Guru tersebut. Kemudian saat ini, sebut dia, supaya pihak Dinas dan Yayasan tahu dan memberhentikannya jadi pendidik atau guru selamanya.

Baca Juga :  Mantan Kalapas Berikan Bantuan Terhadap Korban Banjir di Pamekasan

“Karena memang wanita itu (Ibu Guru, red) sudah tidak pantas jadi Guru, apa lagi di Yayasan pendidikan Islam, sementara apa yang dilakukan dia termasuk pada saat berhubungan dengan saya sudah menyimpang atau sudah melakukan yang sangat dilarang dari semua ajaran agama apa lagi Agama Islam,” tukasnya.

Demi menebus dosa-dosanya kepada sang Pencipta dan kepada Istri serta keluarganya, ujar MN, dirinya akan terus mendukung langkah dan keinginan istrinya yang akan terus mendesak pihak Diknas dan Yayasan supaya Ibu Guru itu diberhentikan.

“Dan saya berjanji akan terus bersuara jujur kepada siapapun mengenai kebenaran hubungan saya dengan Ibu Guru tersebut yang sudah diluar batas pada saat itu,” janjinya

 

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.