Visi Misi 1 Miliar Untuk Satu Desa dari Bupati Pamekasan, Akhirnya Juga Mendapat Penghargaan

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Bukan Bupati Pamekasan Jika absen dalam ajang bergensi penerimaan penghargaan dari sejumlah kementrian dan pejabat nasional. Sehingga tidak heran, Jika Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dianggap sebagai Bupati yang paling banyak mendapat penghargaan.

Kali ini Baddrut Tamam meraih penghargaan The Best on Communication dalam ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) yang digelar SINDO Media di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/2/2020).

Salah satu pokok penilaian yang menjadikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meraih penghargaan tersebut adalah penyampaian Visi dan Misi untuk pembangunan Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Seruan Ulama Kepada Empat Bupati di Madura Dalam Menghadapi Wabah Covid-19: MADURA LOCKDOWN

Dengan Visi Misi tersebut, Baddrut Tamam menjadi Bagian dari 24 kepala daerah yang mendapat penghargaan sebagai sosok pemimpin yang Visioner.

Namun penghargaan tersebut justru berbanding terbalik dengan fakta bahwa Bupati Pamekasan Baddrut Tamam merupakan salah satu Bupati yang paling gagal merealisasikan Visi Misinya.

Hal itu disampaikan oleh I’am Kholil selaku aktivis kabupaten Pamekasan yang sekaligus Pengurus DPC Partai Gerindra Pamekasan.

BACA JUGA :  Dirjen KKP Bersama Slamet Ariyadi Sambangi Nelayan di Sampang

Menurut I’am Kholil, Penghargaan tersebut merupakan hadiah atas Visi Misi Bupati Pamekasan yang tertuang dalam 17 Program Prioritas, Termasuk Program 1 Miliar untuk Satu Desa di Kabupaten Pamekasan.

“Kalau dianggap pemimpin yang pintar membuat visi dan misi, Maka Bupati Baddrut Tamam layak mendapat penghargaan tersebut, Buktinya Program 1 Miliar setiap desa,” Kata I’am Kholil pada MaduraPost, Jumat (28/2/2020).

BACA JUGA :  Diduga Korsleting Listrik, Toko Onderdil di Sumenep Dilahap Si Jago Merah

Justru I’am sangat mendukung jika Bupati Pamekasan disebut sebagai komunikator Ulung seperti yang disampikan ketua TIDAR Pamekasan.

“Kalau disebut komunikator Ulung saya juga setuju, Karena memang itu ciri dari Bupati Pamekasan, yaitu bicara dan Berbicara, Tapi apa yang dia bicarakan masih belum ada yang terbukti,”

“Artinya dia dapat penghargaan dari apa yang dia bicarakan, Bukan dari apa yang dikerjakan,” Pungkasnya. (mp/liq/rus)

  • Bagikan