SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Viral ! Pengemudi Odong-Odong di Taman Alun – Alun Trunojoyo Sampang Cekcok Dengan Oknum Mantan Kades Kamoning

Avatar
×

Viral ! Pengemudi Odong-Odong di Taman Alun – Alun Trunojoyo Sampang Cekcok Dengan Oknum Mantan Kades Kamoning

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Beredarnya video di Media sosial (Medsos) WhatsApp (WA) sopir  odong-odong bersitegang di Alun-Alun Trunojoyo dengan oknum mantan Kepala Desa Kamoning, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, sehingga menyebutkan “Kalebun Pappa’an”.

Pertikaian terjadi tersebut, diduga karena dilakukan oleh penguasa lahan parkir di Alun-Alun Taman Trunojoyo Sampang, dan viral di media sosial.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Aris selaku pengemudi odong-odong mengatakan, bahwa aksi pertikaian antara pengemudi odong-odong dengan oknum tersebut dipicu sikap oknum yang menghadang pengemudi odong-odong yang saat itu mau membawa penumpang.

“Saat tiba di tempat kejadian, ada penumpang mau naik, ia kami berhenti untuk menaikkan penumpang tersebut, namun tiba-tiba oknum yang diduga mempunyai jabatan melarang menaikka penumpang dengan alasan menggangu lalu lintas dan juga dengan nada yang agak keras, membentak saya seakan ada gestur tubuh mau memukul, sontak kernit saya turun,” kata Aris Senin (30/01/2023).

Baca Juga :  Untuk Menjaga Kondusifitas di Wilayah Kerjanya, Kapolsek Pasean Giat Lakukan Silaturrahin

Menurut Aris, lantaran kernitnya  tidak terima karena nadanya yang keras dan nantang mau memukul, dirinya tidak terima.

“Oknum tersebut sebagai apa wong kami rakyat kecil cuman cari uang kecil, apa fungsinya dan sebagai apa?, semerta – merta mengatur, yang jelas yang berhak mengatur adalah pemerintah Kabupaten Sampang sebagai pemangku kebijakan,” tegas Aris dengan nada emosi.

Sementara itu, Kepala Dinas perhubungan (Dishub) SampangAji Waluyo melalui Kasi Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Khotibul Umam membenarkan kejadian tersebut. Bahwa oknum yang cekcok dengan salah satu pengguna odong-odong yang terjadi di Taman Alun-Alun  Trunojoyo tersebut bernama TF (inisial), bahkan TF sebagai disebut sebagai penguasa lahan parkir Alun-Alun Trunojoyo. Pihaknya mengklaim  karena adanya kemacetan.

Baca Juga :  Di Bangkalan Imam Masjid Positif Covid-19, Warga Sekitar Minta Rapid Tes Massal

“Saya koordinasi dengan TF, apabila ada kejadian seperti itu lagi tentunya harap melapor untuk kami, meski mempunyai tugas sebagai pengawas parkir di area Alun – Alun kebijakan tetap pada kami. Namun kepada Odong odong sudah jelas tidak boleh menurunkan apalagi menaikan penumpang di area yang sudah tidak di perbolehkan, apalagi sampai menimbulkan kemacetan, sehingga sudah kami himbau kepada semua pemilik odong odong,” jelasnya.

Terpisah Pembina Garda Kawal Sampang (GKS) H Moh Tohir  menyayangkan kepada oknum mantan Kades Kamoning yang membuat cekcok di Taman Alun-Alun Sampang dengan pengemudi odong-odong, sehingga disebutkan “Kalebun pappa’an”.

Baca Juga :  Bukti Sampang Hebat Bermartabat, Ranking 38 Pada Ajang Porprov Jatim 2022

“Ini kasihan kepada kades yang lain sehingga bisa menodai nama baik Kades se Kabupaten Sampang, apabila kelakuannya seperti itu,” ujar H Tohir.

“Saya berharap kepada Oknum mantan Kades Kamoning tersebut agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang dilakukan kepada pengemudi odong-odong, karena mereka mencari uang kecil agar bisa menafkahi keluarganya,” kata H. Tohir.

Sementara itu mantan Kades Kamoning (TF) saat dikonfirmasi oleh media ini menyebut kejadian itu sudah usang dan sudah terselesaikan.

“Maaf itu udah 5 hari yg lalu dan udah saling maaf, knp” itu aku udah gak ada apa” TRETAN,” paparnya.

“Ya itu kan udah selesai, Ujian TRETAN”, pungkasnya melalui pesan singkat Whatsappnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.