Scroll untuk melanjutkan membaca
Headline

Uang Nasabah Raib, Aliansi Masyarakat Demo Kantor BRI Pamekasan

Avatar
×

Uang Nasabah Raib, Aliansi Masyarakat Demo Kantor BRI Pamekasan

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.net – Ratusan warga Pamekasan yang tergabung dalam Aliansi masyarakat dan korban penipuan lakukan aksi demonstrasi di kantor PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pamekasan, Selasa (6/10/2020).

Hal itu dilakukan untuk mempertanyakan kejelasan uang 23 nasabah yang totalnya mencapai Rp 8 miliar yang dibawa kabur oleh oknum karyawan Bank tersebut.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca

Sebelumnya nasabah-nasabah tersebut sudah pernah mendatangi dan lakukan audiensi di kantor Bank BRI Pamekasan, akan tetapi sampai saat ini tidak ada kejelasan, maka oleh karena itu, saat ini nasabah-nasabah tersebut lakukan aksi demonstrasi.

Baca Juga :  Selamat Atas Dilantiknya Kepala Desa Konang Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan

“Dari 23 korban itu kerugiannya relatif, jadi masing-masing itu tidak sama, satu orang ada yang dikena 1,9 Miliar, ada yang 20 juta, jadi total keseluruhannya itu berjumlah Rp 8 Miliar, dan kalau penangannan dari BRI tidak serius, maka kami akan mengadakan aksi lebih besar lagi,” kata Muhammad Fahmi selaku Korlap aksi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Minta Pemkot Surabaya Berikan Perhatian Lebih kepada Startup

Selain itu, massa aksi meminta agar pihak Bank BRI Cabang Pamekasan untuk segera memproses karyawannya yang bernama Anis itu, yang mana Anis telah melakukan perbuatan tidak terpuji dan telah merugikan banyak orang.

“Kami Aliansi Masyarakat menuntut Bank BRI harus bertanggung jawab atas masalah yang sudah ia (Anis) lakukan, kalau tidak, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar,” seruan massa aksi.

Baca Juga :  Bikin Heboh Warga Bira Timur Sebagai Pendatang Diisukan Covid-19, Ini Faktanya

Sementara itu, Kepala Cabang Bank BRI Pamekasan Darwis mengatakan, kalau pihaknya sudah melaporkan karyawannya tersebut ke Polres Pamekasan.

“Jadi kalau sudah begini, kita menunggu proses dari Polres,” ucapnya singkat. (Mp/nir/kk)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.