Scroll untuk baca artikel
Berita

Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Komunitas Belajar, Disdik Sumenep Gelar Workshop Selama 2 Hari

Avatar
30
×

Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Komunitas Belajar, Disdik Sumenep Gelar Workshop Selama 2 Hari

Sebarkan artikel ini
ACARA. Potret Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Komunitas Belajar yang digelar Disdik Sumenep di Hotel C1, Jalan Sultan Abdurrahman, Desa Kolor Kecamatan Kota. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura. Jawa Timur, menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Komunitas Belajar. Senin, 26 Juni 2023.

Workshop Peningkatan Kompetensi Melalui Komunitas Belajar Tahun 2023 tersebut diikuti tenaga pendidik.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan digelar mulai tanggal 26 hingga 27 Juni 2023 di Hotel C1, Jalan Sultan Abdurrahman, Desa Kolor Kecamatan Kota.

Baca Juga :  KH. Fahad Muhammad Terpilih Jadi Ketua IASS Bangkalan

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra berharap, kegiatan workshop itu mampu membuat para guru menyesuaikan dan mengikuti perkembangan zaman, agar tidak ketinggalan teknologi.

Sehingga, kata dia, dapat menciptakan anak didik berkualitas sesuai dengan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Agus membuka secara resmi Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Komunitas Belajar tersebut.

Ia menyebut, saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah memiliki aplikasi merdeka belajar yang isinya terdapat kumpulan komunitas guru yang saling berbagi untuk meningkatkan karakter anak didik.

Baca Juga :  3 Miliar Anggaran Event Wisata 2023, Disbudporapar Sumenep Optimis Maksimalkan Daya Tarik Kunjungan Wisata

“Digelar Workshop ini tidak lain untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai pilar pendidikan yang menekankan pada karakter, kompetensi dan literasi. Di mana saat ini (kita guru, red) dituntut berhasil dalam proyek penguatan profil pelajar Pancasila,” kata Agus, Senin (26/6).

Pihaknya menekankan, agar guru tidak mudah puas dengan pembelajaran yang ada, akan tetapi diharapkan untuk selalu mengembangkan kreativitas dan inovasi ditengah kecanggihan teknologi yang ada.

Baca Juga :  Tolak Fattah Jasin, Sejumlah Aktivis Serukan Boikot Pilwabup Pamekasan

“Kalau kita mau menciptakan anak didik profil Pancasila, maka guru harus siap terlebih dahulu, karena dalam profil Pancasila itu ada karakter, inovasi, kolaborasi, kreatif dan lain sebagainya,” terangnya.

“Dan yang paling penting guru bisa menjadi suri tauladan yang baik bagi anak didiknya,” katanya lebih lanjut.***