Tidak Mau Melihat Fakta, Komisi IV DPRD Pamekasan Masih Mau Mengumpulkan Bukti

Avatar

PAMEKASAN, MaduraPost – Akibat hujan yang berkepanjangan di malam pergantian tahun baru 2020, atap Puskesmas Pasean mengalami kebocoran yang mengakibatkan pelayanan kesehatan lumpuh total.

Asumsi masyarakat terkait bocornya atap Puskesmas di pantura tersebut menimbulkan asumsi negatif dari masyarakat. Berdasarkan informasi yang berkembang, Puskesmas Pasean baru selesai direhap satu tahun yang lalu.

BACA JUGA :  Realisasi Bantuan Untuk Musalla di Sumenep Akan Segera Diserahkan Secara Simbolis

Hal itu disampaikan Abdullah warga Kecamatan Pasean disaat musibah hujan yang mengguyur wilayah pantura, Rabu (1/1).

“Kalau atap yang bocor itu karena kontruksinya yang jelek, bukan karena curah hujan yang tinggi. Buktinya tidak ada rumah warga yang atapnya sampe bocor seperti itu,” kata Abdullah kepada MaduraPost, Kamis, (2/1).

Abdulla berharap agar Pemerintah Kabupaten Pamekasan segera turun tangan mengatasi persoalan ini. Sehingga tidak menimbulkan musibah yang lebih besar.

BACA JUGA :  Lahir Dengan Keadaan Tidak Normal, Seorang Bayi di Bangkalan Ditelantarkan

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Akhmad Qomarul Wahyudi mengatakan bahwa, Komisi IV tidak mau tergesa gesa turun ke lokasi karena masih mengumpulkan barang bukti.

“Kami dari komisi IV tidak mau Eksistensi mendahului esensi. Jadi kami masih mencari informasi dan mengumpulkan bukti bukti untuk melakukan sidak,” kata Wahyudi, Jumat (3/1).

BACA JUGA :  Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pemerkosa Anak Dibawah Umur di Pulau Mandangin Sampang

“Jadi nanti kami akan turun ke lokasi untuk mengecek akibat bocornya, Apakah karena kontruksinya atau karena faktor alam,” imbuhnya. (mp/uki/rul)