SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Terkesan Main-Main, UPT Dukcapil Kecamatan Pragaan disoal Warga

Avatar
×

Terkesan Main-Main, UPT Dukcapil Kecamatan Pragaan disoal Warga

Sebarkan artikel ini
Kantor UPT Dukcapil Kecamata Pragaan Sumenep



SUMENEP, (Madurapost.co.id) – Saat masuk jam kerja pelayanan Publik UPT DUK CAPIL Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep ter tutup rapat  Rabu,(10/07/2019)

Hal tersebut membuat warga yang membutuhkan pelayanan administrasi harus menunggu berjam-jam lantaran petugas tak kunjung datang meski sudah masuk jam kerja

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rosi salah Satu warga Kecamatan Pragaan yang pada saat itu  mengurus kartu tanda penduduk (KTP) mengaku kecewa dengan kondisi tersebut

Baca Juga :  Besok KPU Sumenep Tetapkan Pasangan Terpilih Pilbup 2020

“Saya sudah menunggu sekitar satu jam lebih dari jam 08:00 -09:20 WIB, Namun parahnya belum juga ada satu staf UPT DUK CAPIL Kecamatan yang datang, padahal sudah masuk jam kerja,”ungkapnya

Bahkan dirinya mengaku heran karena kinerja pegawai UPT DUK CAPIL terkesan main-main

“Kok pelayanan publik di sumenep kayak gini ya, mereka kan digaji oleh negara, seharusnya bekerja sesuai jam dan aturan yang ada, jangan seenaknya begitu,”tambahnya

Baca Juga :  Tidak Masuk Kerja, Pegawai Kelurahan Kolpajung Milih Hadir Sidang Praperadilan Abd Azis

Pihaknya berharap kepada Bupati selaku pemegang kebijakan di kabupaten sumenep dan pihak terkait untuk segera membenahi atau memberikan teguran kepada petugas yang ada

“Saya mohon ke bapak bupati segera membenahi pelayanan Duk Capil yang ada di Kecamatan Pragaan,”tutupnya

Hingga berita ini dinaikkkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten sumenep AKH Zaini belum bisa dimintai keterangan perihal tersebut.(mp/fat/rul)

Baca Juga :  Terpidana Korupsi di Sampang Dibiarkan Bebas Tak Dipenjara, JCW: Peran Penegak Hukum Lemah

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.