Tanggapan Wakil Bupati Bangkalan Soal Kinerja KB P3A

  • Bagikan
Wakil Bupati Bangkalan Mohni. 
BANGKALAN, Madurapost.co.id – Wakil Bupati Bangkalan, Mohni ikut berkomentar soal kinerja Dinas Keluarga Berencana Perencanaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB P3A), Selasa (15/7/19).
Menurutnya, anggaran yang tidak terserap biasanya kegiatan yang sifatnya top down dikarenakan ada perubahan aturan dari atas.
“D aana yang tidak terserap biasanya bersifat kegiatan top down karena berubah aturan dari atas dan terjadi kesalahan teknis,” jelas Wabub Bangkalan itu.
Pasalnya anggaran APBD 2018 sebesar Rp 8.336.095.00 hanya dapat diserap 33% atau Rp 2.794.862.120. Sedangkan yang tidak terealisasi 5.451.232.880 miliar.
Sebelumnya Kepala Dinas KB-P3A Bangkalan Amina Rahmawati menyampaikan tidak terserapnya anggaran tersebut disebabkan bentroknya agenda dengan kegiatan Pemkab.
“Tidak terserapnya 100% anggaran APBD 2018 karena banyak kegiataan yang bersamaan dengan Pemkab Bangkalan,” kata dia. 
Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan mempertanyakan keseriusan kinerja Dinas KB P3A. Bahkan jika tetap tak berubah, kader besutan partai PPP itu kecewa dan siap akan mengevaluasi.
“Jika di perubahan anggaran keuangan (PAK) yang baru ini tidak ada signifikansi dalam realisasi, maka perlu dicarikan orang-orang baru yang mampu memberi trobosan,” imbuhnya dengan kecewa.
Anggaran 2018 yang tidak terserap akan diserap pada anggaran APBD 2019 dengan program yang telah direncanakan. “kita akan melanjutkan program tahun ini,” ujarnya. (mp/sur/rul)

BACA JUGA :  Surat Audiensi LSM FARA Tidak Direspon Dinas Koperasi Pamekasan

  • Bagikan