SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Tak Butuh Waktu Lama, Pasien Covid-19 di Sumenep Beruntun Bertambah, Kali Ini Pegawai BUMD

Avatar
×

Tak Butuh Waktu Lama, Pasien Covid-19 di Sumenep Beruntun Bertambah, Kali Ini Pegawai BUMD

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Tak berselang lama, jumlah pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, beruntun bertambah.

Sebelumnya, jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 berjumlah 23 kasus. Saat ini, tercatat sekitar pukul 08.30 WIB, kembali bertambah 1 kasus terkonfirmasi covid-19.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tambahan 1 kasus tersebut, yakni pasien nomor 24 adalah seorang perempuan berumur (28), bekerja sebagai karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep.

Pasien 24 ini berdomisili di Kecamatan Dasuk. Awalnya, pasien nomor 24 melaksanakan rapid test secara mandiri di Sumenep, hasilnya reaktif.

Baca Juga :  Pengerukan Lahan di Kecamatan Tambelengan Dihentikan Dinas PUPR

Dari hasil rapid test tersebut pada tanggal 11 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab kepada yang bersangkutan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) Sumenep.

“Hari ini, tanggal 20 Juni 2020 hasil swab terkonfirmasi positif covid-19,” ungkap Humas Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, dalam rilisnya, Sabtu (20/6).

Saat ini pasien nomor 24 telah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Sedangkan, tindakan yang telah dilakukan oleh Satgas penanganan covid -19 Sumenep yaitu telah melakukan tracing (Pengecekan) terhadap kontak pasien nomor 24, bersama tim terpadu Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Puskesmas Dasuk, dan Forum Komunikasi Kecamatan (Forpimka).

Baca Juga :  55 Hari Diisolasi dan 7 Kali Diswab, Pasien Covid-19 di Sumenep Sembuh

“Di rumah dan di lingkungan pasien nomor 24 kemudian kontak erat dilakukan rapid test,” jelasnya.

Untuk diketahui, dari 24 kasus terkonfirmasi covid-19 sebanyak 8 kasus dinyatakan sembuh, sebab sesuai hasil 2 kali swab berturut-turut hasilnya negatif. Kemudian yang masih dalam perawatan intensif sebanyak 15 kasus, serta 1 kasus dinyatakan meninggal dunia.

Untuk mengantisipasi ketersediaan ruangan perawatan pasien terpapar covid-19 di samping di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Satgas percepatan penanganan covid- 19 Sumenep menyiapkan rumah isolasi darurat.

Baca Juga :  Rumah Sakit di Sumenep Sudah Tidak Ada Pasien Covid-19

Bertempat di Kecamatan Batuan, dengan jumlah ruangan untuk pasien sementara sebanyak 17 kamar yang dilengkapi dengan peralatan sesuai standar Rumah Sakit, yakni 3 ruangan untuk perawat, 1 ruangan dokter, 2 ruangan untuk ganti Alat Pelindung Diri (APD), dan 2 ruangan untuk petugas kebersihan serta logistik.

“Juga disediakan fasilitas olahraga, taman, dan tempat untuk berjemur,” tukasnya. (Mp/al/kk)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.