SUMENEP, MaduraPost – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 resmi dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Jawa Barat.
Agenda nasional ini menjadi ruang konsolidasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyatukan langkah pembangunan nasional.
Rakornas tahun ini mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah dalam mencapai visi jangka panjang Indonesia.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hadir secara lengkap dalam forum tersebut. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Imam Hasyim mengikuti kegiatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep.
Turut mendampingi, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Nislianudin, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, serta Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Arm. Bendi Wibisono.
Kehadiran unsur pimpinan daerah lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat Sumenep dalam mendukung dan mengawal kebijakan strategis nasional.
Rakornas tersebut mempertemukan jajaran pemerintah pusat dengan para kepala daerah serta elemen strategis daerah dari seluruh Indonesia.
Forum ini bertujuan menyelaraskan kebijakan pembangunan, mempertegas arah program nasional, serta memastikan pelaksanaan program prioritas Presiden berjalan efektif hingga ke tingkat paling bawah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain menyampaikan, bahwa Rakornas 2026 memiliki makna penting tidak hanya dari sisi pembangunan, tetapi juga dalam menjaga stabilitas nasional dan kebangsaan.
“Rakornas ini menjadi wadah strategis untuk memastikan hubungan pusat dan daerah tetap seimbang, baik dalam percepatan pembangunan maupun dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, dan persatuan nasional,” kata Achmad Dzulkarnain di sela kegiatan, Senin (2/2) pagi.
Ia menilai, kehadiran lengkap Bupati, Wakil Bupati, serta Forkopimda Sumenep menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah siap berada di garis depan dalam mengamankan dan menjalankan program prioritas Presiden.
“Sinergi antara unsur eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum menjadi fondasi utama agar kebijakan nasional dapat berjalan efektif serta menciptakan kondisi daerah yang kondusif,” ujarnya menegaskan.
Lebih lanjut, Dzulkarnain menjelaskan, bahwa sebagai daerah kepulauan dengan keberagaman sosial dan budaya, Kabupaten Sumenep membutuhkan kebijakan nasional yang responsif, inklusif, serta selaras dengan kearifan lokal masyarakat.
“Sinergi pusat dan daerah yang dibangun atas dasar persatuan dan stabilitas akan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkas pria yang akrab disapa Dzul tersebut.
Pelaksanaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di SICC Bogor menjadi momentum krusial untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga stabilitas nasional, serta memastikan seluruh agenda prioritas Presiden berjalan searah dari pusat hingga daerah.
Dengan kehadiran lengkap pimpinan daerah dan unsur Forkopimda, Pemkab Sumenep kembali menegaskan perannya sebagai mitra aktif pemerintah pusat dalam mengawal pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.***






