SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlinePendidikan

SMK Nusantara Pondok Pesantren Al-Basrowi Sokobanah, Launching SMK Mini

Avatar
×

SMK Nusantara Pondok Pesantren Al-Basrowi Sokobanah, Launching SMK Mini

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – SMK Nusantara Pondok Pesantren Al-Basrowi yang berada dibawah naungan yayasan Al-Baidhawiyah Desa Bira Timur Kecamatan Sokobanah secara resmi melakukan launching SMK Mini, Selasa (10/03/2020)

Para siswa SMK Mini nantinya akan diberikan keterampilan untuk membuat aneka brownies yang nantinya akan bekerja sama dengan TP.PKK Desa Bira Timur sekaligus pengelola pantai Lon Malang untuk pemasaran Produk.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa timur, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang dan pejabat di Kecamatan Sokobanah.

Baca Juga :  Oknum Bidan Puskesmas Banyuanyar Sampang, Diduga Bugil Dengan Selingkuhan

Kepala Sekolah SMK Nusantara, Suadi dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan program SMK Mini, Para siswa SMK Nusantara mampu menggali potensi dan mempunyai wirausaha.

“Dengan meningkatkan skiil para santri, diharapkan mampu membuka lapangan kerja yang sesuai dengan potensi kebutuhan konsumen,”kata Suadi

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Asya’ari mengatakan bahwa program SMK Mini hanya ada di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Kerajaan King of The King, Bakal Bagi Uang Rp 60.000 Triliun ke Masyarakat

“Bersyukurlah, SMK Nusantara, menjadi satu dari delapan yang ada di Kabupaten Sampang yang mendapatkan Program SMK Mini,” Kata Asya’ari

Menurutnya, Dana yang dikucurkan pemerintah Provinsi Jatim untuk Program SMK Mini sangat fantastis. Semua itu, untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam dunia preneurship kewirausahan.

“Dana sebesar dua ratus lima puluh juta ini, dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan para siswa,”imbuhnya.

Baca Juga :  Olahraga Peringkat Paling Buncit di Jatim, KONI Bangkalan Geruduk DPRD

Lebih lanjut Asya’ari mengatakan bahwa sasaran utama Program SMK Mini adalah para siswa, Bukan guru atau guru pembimbing.

Dalam akhir sambutannya, Asya’ari berpesan kepada para siswa untuk bersungguh sungguh dalam mencapai cita cita.

“Anak-anakku sekalian, mulai saat ini marilah tanamkan spirit semangat kewirausahaan. “Man Jadda Wajada” siapa yang bersungguh – sungguh akan mencapai hasil yang maksimal. Semoga sukses,” Pungkasnya. (mp/man/rul)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.