Scroll untuk baca artikel
Headline

Slamet Ariyadi ke Pengacara Ade Armando : Kalau AA, Ade Armando, Anda Mau Apa ?

Avatar
46
×

Slamet Ariyadi ke Pengacara Ade Armando : Kalau AA, Ade Armando, Anda Mau Apa ?

Sebarkan artikel ini
Screenshot: Debat panas Slamet Ariyadi dengan Muannas Alaidid di acara Karni Ilyas Club.

NASIONAL, MaduraPost – Cuitan Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno terkait inisial AA berujung laporan yang dilakukan Muannas Alaidid selaku kuasa hukum Ade Armando.

Tim kuasa hukum Ade Armando melaporkan Eddy Soeparno ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik dan terdaftar dengan nomor LP/B/1990/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal 18 April 2022.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Laporan tersebut dilakukan tim kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid karena sekjen DPP PAN tidak mau menghapus dan meminta Maaf kepada Ade Armando terkait Cuitan yang dianggap menyebar berita bohong terkait kasus Ade Armando.

“Karena tidak ada etikad baik, akhirnya kita melaporkan Atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah dan menyebarkan berita bohong,” Kata Muannas.

Menanggapi hal tersebut, Slamet Ariyadi mengatakan bahwa apa yang disampaikan Eddy Sueparno dalam twit-nya adalah pernyataan pribadi, yang kemudian oleh Pengacara Ade Armando dianggap sebagai pernyataan DPP PAN.

Baca Juga :  YouTuber Asal Pamekasan, Apresiasi Aksi Kemanusiaan DJ Anezka dan Komunitas Rap Rap The Team

“Makanya dari awal saya mengatakan bahwa somasi yang disampaikan pengacara Ade Armando ke DPP PAN salah Alamat,” Kata Slamet.

Slamet juga prihatin dengan sikap pengacara Ade Armando yang dianggap mencari popularitas dibalik peristiwa pengeroyokan terhadap Ade Armando pada 11 April Kemarin.

“Jangan jangan mas Muannas mencari popularitas dibalik penderitaan bang Ade Armando,” Kata Slamet.

Menimpali pernyataan Slamet, Muannas tidak terima dengan Tuduhan bahwa Ade Armando terjerat kasus penistaan agama, Sehingga meminta Slamet untuk berhati hati dalam berbicara.

“Anda politisi yang juga mengerti tentang hukum, hati hati donk kalau bicara,” Kata Muannas.

Atas pernyataan Muannas, Slamet juga dengan tegas mengatakan “Kalau AA, Ade Armando, Anda Mau apa? kata Slamet seraya menunjuk Muannas.

Slamet kemudian menunjukan beberapa bukti terkait kasus hukum dugaan penistaan agama yang dilakukan Ade Armando.

Baca Juga :  Masyarakat Perjuangkan Komitmen 1222 Eks Pemilik Lahan, PT Garam Janji Kawal Hingga Tuntas

“Apakah anda merasa bahwa klien anda tidak pernah melakukan perbuatan yang mengarah pada kasus penistaan agama,” Tanya Slamet.

Debat panas Muannas selaku kuasa hukum Ade Armando dengan Slamet Ariyadi tayang cannel YouTube Karni Ilyas Club dengan judul Debat panas, Ade Armando Polisikan Sekjen PAN.

Sebagaimana diketahui, Dalam perkara peninstaan agama, Ade Armando dilaporkan oleh seorang warga bernama Johan Khan karena cuitan tersangka melalui media sosial. Ade menuliskan “Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, China, Hiphop, Blues”.

Ade membuat status melalui media sosial Facebook dan Twitter dengan akun @adearmando1 pada 20 Mei 2015, tapi Johan Khan melaporkan Ade pada 2016. Johan mendesak Ade menyampaikan permohonan maaf melalui akun Twitter, tapi tersangka tidak memenuhinya.

Baca Juga :  KPU Sumenep Jadi Sarang Mafia, Rahbini Beri Keterangan Palsu Soal PAW PPS Nyata Omong Kosong

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sempat mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) terhadap Ade Armando. Namun Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang praperadilan yang diajukan pelapor terhadap SP3 tersebut.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pun mengabulkan permohonan praperadilan atas SP3 oleh Johan Khan terhadap Ade Armando. Sehingga secara otomatis status tersangka Ade Armando masih tetap berlaku.

Namun Kapolda Metro Jaya masih belum melanjutkan kasus hukum yang menjerat Ade Armando, karena masih fokus pada kasus pengeroyokan yang menimpa Ade Armando pada aksi 11 April Kemaren.

“Itu nanti dulu kita fokus dulu ke penanganan kasus pemukulan dan pengeroyokannya dulu ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2022).