Sidang ke 17 Sengketa Tanah di PN Sampang, Berikut Pernyataan Kuasa Hukum Penggugat

  • Bagikan

SAMPANG, MaduraPost – Pengadilan Negeri (PN) Sampang kembali menggelar sidang kasus sengketa tanah yang dilayangkan oleh Supatmi (Penggugat) atas sebidang tanah yang berada di Dusun Mandireh, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Kamis (03/12/2020)

Sidang ke 17 kali ini juga digelar secara online dengan agenda tanggapan dari penggugat atas jawaban tergugat.

Menurut M.Taufiq SH selaku kuasa hukum penggugat, Eksepsi yang disampaikan kuasa hukum tergugat banyak salah sasaran.

Karena menurut Taufiq, gugatan Penggugat adalah ” Nebis in idem ” menurut epsepsi Tergugat I maka Penggugat membantah karena yang menjadi obyek untuk perkara no ; 09/Pdt.G/2020/PN.SPG. adalah Petok D Desa Nomor: 3518 Kelas III Persil 15 seluas -+ 7.700 m2 (Tujuh ribu tujuh ratus Meter Persegi) tercatat atas nama SUPATMI, yang terletak di Dusun Mandireh Desa Ketapang Barat Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Indonesia adalah milik Penggugat, sementara untuk perkara no ; 04/Pdt.G/2014/Pn.SPG. obyek nya adalah leter C 1703 atas nama Satria maka sangatlah berbeda.

BACA JUGA :  Pantai Slopeng dan Lombang Sumenep Tetap Ditutup Selama Pandemi Covid-19

Dalam jawaban Tergugat I dari poin 1 sampai 10 tidak membantah soal leter C atau Petok D desa milik Penggugat no. 3518 Kelas III persil 15. Tergugat 1 hanya memberikan keterangan soal leter C no. 1703 yang bukan menjadi Obyek Sengketa.

Moh Taufiq dan semua tim kuasa hukum dari penggugat dalam berharap kepada ketua majlis hakim pengadilan Negeri Sampang untuk Menerima dan mengabulkan semua gugatan kliennya.

berikut poin pernyataan kuasa hukum penggugat.

  1. Menyatakan sah demi hukum atas sebidang tanah pekarangan milik penggugat , seluas -+ 7.700 m2 (Tujuh ribu tujuh ratus Meter Persegi) dengan Petok D Desa Nomor: 3518 Kelas III Persil 15, tercatat atas nama SUPATMI, yang terletak di Dusun Mandireh Desa Ketapang Barat Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Indonesia dengan batas-batas ;
    Sebelah Utara : Tanah Percaton Dan Tanah Pasar Desa
    Sebelah Timur : Jalan Kampung, Tanah H. Ru’din Dan Tanah Hilal
    Sebelah Selatan ; Jalan Besar Provinsi
    Sebelah Barat : Jalan Besar Ke Pantai
  2. Menyatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh TERGUGAT I, II, DAN III terbukti telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechtmatigedaad)

  3. Menghukum Tergugat I, II, DAN III untuk membayar kerugian Materiil maupun Moril kepada Penggugat dengan Total sebesar Rp. 1.400.000.000,- (Satu Milyar Empat Ratus Juta Rupiah), yang harus dibayarkan oleh tergugat I, II, DAN III sekaligus dan tunai serta seketika setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap (Inkracht Van Gewisjde)

  4. Menghukum tergugat I, II, DAN III untuk membayar uang paksa (dwangsom) masing-masing sebesar Rp.500.000,- (lima ratus Ribu Rupiah) untuk setiap hari keterlambatan, bilamana lalai untuk menjalankan putusan.

  5. Menghukum Tergugat I, II, DAN III untuk tunduk dan patuh pada putusan ini : menyatakan bahwa putusan perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum perlawanan, banding, kasasi ataupun upaya hukum lainnya dari TERGUGAT I, II, DAN III (Uitvoerbaar Bij Vorraad);

  6. Memerintahkan kepada tergugat I, II, DAN III untuk membayar segala biaya perkara yang timbul dari perkara ini”, tegasnya

Sementara itu, Afrizal,SH selaku ketua majlis pengadilan Negeri Sampang saat dikonfirmasi awak media belum bisa berkomentar” tunggu keputusan yaa,” pungkasnya. (Mp/man/kk)

  • Bagikan