SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlinePemerintahan

Sidak Komisi II DPRD Pamekasan ke Pasar Pakong, Masyarakat Berharap Pemerintah Tidak Ngibul

Avatar
×

Sidak Komisi II DPRD Pamekasan ke Pasar Pakong, Masyarakat Berharap Pemerintah Tidak Ngibul

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Sidak anggota Komisi II DPRD Pamekasan ke Pasar Pakong nampaknya membawa angin segar bagi warga kecamatan Pakong, Jumat (28/2/2020) Kemaren.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Ahmadi yang juga sebagai Warga Kecamatan Pakong meminta agar bangunan yang rusak untuk segera diperbaiki.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ahmadi berharap agar bagunan pasar Pakong yang telah menghabiskan anggaran Rp 14,3 M yang bersumber dari APBN untuk segera ditempati.

Baca Juga :  Ketika KH. Ali Salim Dihadang Masuk Pendopo Untuk Menemui Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam

“Dinding yang rusak agar segera diperbaiki, dan saya berharap agar kios yang ada untuk segera ditempati,” Kata Ahmadi.

Sementara itu Kepala Pasar Pakong, Ismail menyatakan bahwa kios pasar pakong akan dioperasikan pada bulan Maret 2020 (Bulan ini).

“Pasar Pakong ini akan dioperasikan pada bulan Maret mendatang,” Kata Ismail.

Menanggapi hal tersebut, Khairul Kalam yang merupakan Politisi partai Gerindra menyambut baik rencana pemerintah untuk segera mengoperasikan kios pasar Pakong.

Baca Juga :  Kacabdindik Jawa Timur Sambangi SMAN 1 Ketapang , Titip Pesan Jaga Nama Baik Sekolah

Khairul Berharap agar Pemerintah Kabupaten Pamekasan tidak selalu Ngibul masyarakat terkait Pasar Pakong.

“Alhamdulilah kalau segera ditempati, Semoga aja Pemkab Pamekasan dan Juga anggota DPRD yang melakukan sidak tidak hanya Ngibul,” Kata Khairul, Ahad (1/3/2020).

Hal itu disampaikan Khairul menyikapi pernyataan Pemkab Pamekasan yang selalu menunda untuk segera mengoperasikan Kios pasar Pakong, Sehingga bangunan yang ada menjadi rusak sebelum ditempati.

Baca Juga :  Acong Latif Desak Polres Pamekasan Segera Usut Tuntas Kasus Penghinaan Terhadap KH. Muddatstsir

“Pembangunan pasar Pakong dimulai sejak tahun 2014 dan hampir rampung pada tahun 2016, Namun sampai sekarang bangunan yang ada hanya dijadikan tempat pembuangan kotoran manusia,” imbuhnya.

Khairul Berharap agar rencana pemerintah tidak menunda lagi rencana operasional kios Pasar Pakong, Apalagi Hal itu juga menjadi janji politik Bupati Pamekasan. (mp/liq/rus)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.