SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahEkonomi & Bisnis

Sejumlah Poktan di Sumenep Berkembang, di Antaranya Meraih Penghargaan Presiden

Avatar
×

Sejumlah Poktan di Sumenep Berkembang, di Antaranya Meraih Penghargaan Presiden

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Sebanyak 176 Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita (KWT) di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, tersebar di 12 Desa.

Kelompok Tani sendiri merupakan lembaga non formal yang bertujuan sebagai wahana belajar bagi petani, unit produksi, dan wahana kerjasama untuk bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengembangkan usahanya di bidang pertanian.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto, jika salah satu kegiatan yang berhasil dilaksanakan oleh Kelompok Tani di Kecamatan Guluk-guluk adalah pengembangan Gelar Lapang Inovasi Pertanian (GLIP) bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur sejak tahun 2016 silam hingga saat ini.

Baca Juga :  Dinilai Arogan, Kepala Desa Tlesah Pamekasan Diduga Rusak Akta Tanah Milik Warganya

Diketahui, jenis kegiatan GLIP ini meliputi pengenalan beberapa varietas unggul, baik padi maupun jagung, Penerapan sistem tanam Jajar Legowo (2:1), peningkatan indeks pertanaman, penggunaan pupuk organik, pengembalian jerami ke lahan, penggunaan pestisida nabati, dan penanaman tanaman refugia.

“Awal mula kegiatan GLIP ini hanya diikuti oleh empat Kelompok Tani yang ada di Desa Bragung seluas empat puluh hektare, kemudian berkembang di tahun 2019 menjadi dua puluh dua Kelompok Tani, dengan luasan dua ratus enam puluh dua hektare yang tersebar di sepuluh Desa, dengan peningkatan provitas dari lima ton per-hektare menjadi delapan hingga sembilan ton per-hektare,” kata Arif Firmanto, Selasa (14/4).

Baca Juga :  Kades Panaan Muhammad Ali, Tangkal Covid-19 Dengan Merdunya Alunan Burdah

Sementara itu, salah seorang petani motivator dari kegiatan pengembangan GLIP, Kamilah El Tiha, dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Kasih Ibu, warga Dusun Lengkong Dajah, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk yang telah berhasil mendapatkan penghargaan dari Menteri Pertanian tahun 2016 dan penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo pada tahun 2017 saat acara PENAS di Aceh.

Baca Juga :  Hibah Kelompok Usaha Budi Daya Ikan Sampang Capai Rp 1,9 Miliar

Dilanjutkan pada tahun 2018 KWT Kasih Ibu telah menyediakan beras merah, beras hitam dan beras putih kualitas premium dalam bentuk kemasan yang siap untuk dipasarkan, mulai tahun 2020 ini, Ibu Kamilah dari KWT Kasih ibu akan menyediakan bibit padi sekaligus jasa penanaman untuk Kelompok Tani yang lain, baik di Kecamatan Guluk-guluk maupun di luar Kecamatan Guluk-guluk.

“Kami harapkan petani yang lain dapat termotivasi untuk mengambil kesempatan melakukan penanaman seperti yang dilakukan oleh KWT Kasih Ibu ini, agar menghasilkan produksi pertanian yang maksimal,” pungkasnya. (mp/al/din)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.