Sediaan Vaksin Covid-19 Gelombang Pertama di Bangkalan Berjumlah 2480, Begini Kata Koordinator Vaksinasi

  • Bagikan

BANGKALAN, MaduraPost – Gelombang pertama peluncuran persediaan vaksin dari menteri pusat ke kabupaten Bangkalan sebanyak 2,480 karena itu sudah menyesuaikan dengan kapasitas tempat lemari es yang ada di dinas kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Madura Jawa Timur

Siska Damayanti selaku koordinator Vaksinasi covid-19 di Bangkalan menjelaskan, tenaga kesehatan (Nakes) di Bangkalan tercatat sebanyak 3,452 sedangkan vaksin yang turun dari menteri pusat ke Bangkalan sebanyak 2,480 itu sudah menyesuaikan dari kapasitas lemari es yang tersedia di dinas kesehatan (Dinkes) Bangkalan.

“Saat ini proses memvaksinasi Nakes (tenaga kesehatan) di Bangkalan,targetnya Nakes bulan ini sambil lalu nunggu vaksin datang bisa selesai,” ucap koordinator Vaksinasi covid-19 itu saat di temui di ruangnya kantor dinas kesehatan Bangkalan. Selasa (2/2/2021)

BACA JUGA :  Anggota DPRD Jatim dan Kesra Kerja Sama Santuni Anak Yatim di Bangkalan

Lanjut, Siska Sapaan lekatnya itu menambahkan, setelah gelombang pertama ini selesai,vaksinasi bulan ini untuk Nakes (tenaga kesehatan) setelah itu untuk gelombang kedua TNI,Polri, kemuadian lanjut kepelayan publik seperti PDAM,dinas kependudukan dan lainnya, jadi memang untuk sementara di pilih yang penting-penting dulu, targetnya untuk gelombang kedua bulan Maret/April Klo tidak ada perubahan.

“Prediksi kami Kalau mengikuti juknisnya target untuk gelombang kedua ini akan di laksanakan bulan April,tapi tidak menutup kemungkinan bisa jadi Maret, karena mengacu kepada surat edaran percepatan vaksinasi covid-19, jadi tergantung dengan datangnya vaksin juga mas,” tuturnya

BACA JUGA :  Proyek Garapan PT Amin Jaya di Sampang Picu Kecelakaan 

Selain itu pihaknya juga menjelaskan tidak semua Nakes bisa di vaksin ada sekitar 1,757 yang sudah di vaksin kemudian yang tertunda 279, kemudian yang batal vaksin 443, maka dari itu kami memberikan screning yang layak atau tidak bisa di jangkau terlebih dahulu.

“Kami tidak menual ya mas! Jadi sistem vaksinasi covid-19 ini sudah berbasis aplikasi, untuk logistik vaksinasi covid-19 adalah aplikasi smile vaksin, sedangkan untuk aplikasi pencatatan dan pelaporan itu aplikasi pcare karena itu sudah terhubung ke pusat dan provinsi,” Ujarnya

BACA JUGA :  Gerakan Reformasi Jember melakukan Aksi Demo Menuntut Bupati Jember Mundur

sementara masih belum terjadwal untuk vaksinasi ke masyarakat, melainkan bulan ini sampai bulan depan masih fokus memvaksinasi Nakes,dan selanjutnya TNI,polri baru pelayanan publik yang ada di Bangkalan, kami juga masih nunggu vaksin dari pusat.

“Oleh karena itu, untuk vaksinasi ke masyarakat kami masih belum bisa memastikan mas! karena sesuai instruksi presiden tahapan yang paling penting dulu karena itu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” Pungkasnya, (Mp/ady/kk)

  • Bagikan