SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineKesehatan

Satu Hari Menjelang Idul Fitri, Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah Satu Orang

Avatar
×

Satu Hari Menjelang Idul Fitri, Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah Satu Orang

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Jelang satu hari menuju Idul Fitri 1441 H, warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali terkonfirmasi covid-19.

Bertambahnya satu pasien yang terpapar virus corona, menjadikan warga Sumenep yang terkonfirmasi covid-19 menjadi 7 orang. 2 orang dinyatakan sembuh, 5 orang sedang menjalani perawatan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pasien ke 7 yang positif covid-19 inisial IB berasal dari Pagar Batu, Kecamatan Bluto, Sumenep. Dia merupakan klaster Jakarta.

“Tadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh Anwar Sumenep, Erlyati, menyampaikan bahwa sudah ada yang positif lagi,” kata Bupati Sumenep, Busyro Karim, usai mengisi bedah Kitab Fiqh Covid-19 di Rumah Perubahan Achmad Yunus, Sabtu (23/05/2020).

Baca Juga :  Relawan Demokrasi Segmen Keagamaan Gelar Sosialisasi di Desa Gadu Barat Ganding Sumenep

Busyro menyatakan, pasien positif covid-19 di Sumenep, keseluruhan terpapar dari luar Kabupaten ujung timur Pulau Madura itu.

Diketahui, pasien ke 7 tersebut sebelumnya sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Setelah itu, diketahui hasil rapid test reaktif.

“Hasil swabnya keluar tadi pagi dan menunjukkan postif,” paparnya.

Bupati Busyro menegaskan, pasien nomor 7 akan segera dijemput ke rumahnya untuk dilakukan penanganan medis oleh Tim Gugus Covid-19 Sumenep.

Baca Juga :  BPBD Sumenep Tidak Ikut Patroli Gabungan, Wakapolres : Seharusnya Mereka Ada

“Saya juga sudah instruksikan untuk segera menjemputnya. Jika tidak mau maka akan dipaksa,” tegasnya.

Sebelumnya, pada 13 Mei 2020 lalu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, Agus Molyono, memaparkan bahwa ada 10 sampai 15 warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Bluto, menjalani rapid test dan hasilnya semua reaktif. Secara otomatis masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Baca Juga :  Gapoktan Reflensia di Desa Bindang Disinyalir Gelapkan Bantuan Pupuk Organik Cair

“Mereka sudah diambil sampel darahnya untuk dilakukan test swab ke Surabaya,” kata Agus.

Dari itu, Busyro membenarkan apa yang disampaikan Agus. Sebab, orang terdekat dan tetangganya yang pernah kontak langsung dengan pasien nomor 7 itu juga sudah dilakukan pemeriksaan medis.

“Mereka semua akan dilakukan isolasi mandiri juga,” tandasnya. (Mp/al/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.