Sales Cewek Cantik di Pamekasan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Dua sales cewek cantik di Kabupaten Pamekasan terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Sentol, Kelurahan Lawangan Daja, Kecamatan Pademawu, Sabtu (25/1), sekitar pukul 08.30 WIB.

Diketahui sebagai sales, ketika video berdurasi 30 detik yang menayangkan kecelakaan tersebut mendadak viral di sosial media, beserta aktivitas kesehariannya yang menjadi sales produk kesehatan di PT. Global Tren Indonesia atau G-tren Indonesia.

Berdasarkan video yang beredar dan rilis polisi, kedua korban cewek adalah Putri Ayu 31 tahun, warga Kelurahan Lawangan Daja, dan Dina K 29 tahun, warga Kelurahan Gladak Anyar, Kota Pamekasan.

BACA JUGA :  Pengendara Motor Adu Banteng di Sampang, Seorang ASN Tewas di TKP

Mereka mengendarai motor bernomor polisi M 5920 CA, yang bertabrakan dengan motor odong-odong bernomor polisi W 368 QY yang dikendarai Sadimin 23 tahun. Kedua cewek tersebut berkerudung dan bercelana dengan kondisi telantar di tengah jalan, dan mengalami luka berdarah di bagian kepala.

Kasatlantantas Polres Pamekasan AKP Didik Sugiarto mengatakan, dalam kondisi kritis, kedua korban yang berstatus sebagai pekerja swasta itu langsung dievakuasi ke rumah sakit.

BACA JUGA :  Truk Pengangkut Kayu Bakar Terguling, Dua Orang Meninggal Dunia

Semula, sepeda motor yang dikendarai Putri berboncengan dengan Dina melaju dari arah timur dalam kecepatan tinggi. Dugaan sementara, motor yang dikendarainya terlalu ke kanan hingga melewati garis markah. Sementara dari arah berlawanan ada motor odong-odong.

Kecepatan lajunya sepeda motor, membuat motor odong-odong dari arah barat sulit dikendalikan hingga keduanya pun bertabrakan dan terjatuh ke bahu jalan dalam kondisi terjungkir.

BACA JUGA :  Program BPNT di Kecamatan Kadur Tidak Kunjung Usai, Alpart Kembali Demo DPRD Pamekasan

“Keadaannya memang kritis, korban kedua cewek saat ini masih dirawat di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan,” kata AKP Didik Sugiarto saat dihubungi MaduraPost.

Winzani salah seorang teman korban menyampaikan, bahwa kondisi sahabatnya tersebut cukup kritis. Bahkan di antaranya ada yang harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

“Kata dokter, sepertinya harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya,” singkatnya. (mp/red/rus)

  • Bagikan