Rusak Parah, Jalan Akses Kabupaten Sampang Bahayakan Pengguna Jalan – Madura Post
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
close menu

Masuk


Tutup x

Rusak Parah, Jalan Akses Kabupaten Sampang Bahayakan Pengguna Jalan

Penulis: | Editor:

Jalan rusak yang menghubungkan antara dua Kecamatan tersebut cukup panjang dan cukup parah. 

SAMPANG, Madurapost.co.id Pembangunan infrastruktur jalan merupak akses utama menunjang perekonomian masayarkat.apa jadinya kalau akses jalan rusak parah karena hal tersebut bisa memperlambat perputaran roda perekomian masyarakat.

Seperti halnya jalan akses kabupaten Sampang yang menghubungkan antara kecamatan Sokobanah-Karang Penang desa Tobai Timur yang terlihat rusak parah dan tampak bertahun-tahun tidak ada perbaikan dan terkesan dibiarkan dari pemerintah kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Memasuki Musim Kemarau, Bangkalan dalam Situasi Darurat Air

Pantauan Madurapost.co.id jalan rusak yang menghubungkan antara dua Kecamatan tersebut cukup panjang dan cukup parah. Minggu (30/06/2019).

Gamal salah satu pengendara motor yang melintasi jalan tersebut sangat kecewq dengan akses jalan tersebut,menurutnya jalan tersebut sudah tidak layak dilewati.

“Ini seperti bukan jalan kabupaten mas,jalan kampung saja tidak separah ini,”ungkapnya dengan nada kesal.

Baca Juga :  Proyek Pisew 2019 di Desa Guluk Guluk Dikeluhkan Warga, LSM JCW Endus Dugaan Korupsi

Lebih lanjut Gamal berharap pemerintah kabupaten untuk segera memperbaiki jalan tersebut agar akses jalan menuju kota Sampang lebih cepat aksesnya.

“Kalau lewat sini motor saja bisa berjam-jam untuk menuju kota Sampang dari Sokobanah apalagi naik mobil,selain itu motor atau mobil kalau lewat sini bisa cepat rusak kalau jalannya seperti ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Rehabilitasi SDN Dempo Timur 2 Pamekasan Diduga Asal Jadi

Senada dengan Gamal,Fendi salah satu warga menyampaikan kalau jalan tersebut memang sudah lama tidak diperbaiki.

“Dulu disini mas waktu musim hujan ditanami pohon pisang sama masyarakat,mungkin karena saking kesalnya,” ungkap fendi.

“Ada beberapa titik yang diperbaiki oleh masyarakat melalui swadaya dengan cara di beton karena kalau tidak di beton jalan akan cepat rusak,” pungkasnya. (mp/ron/zul)