Scroll untuk baca artikel
Berita

RSUDMA Sumenep Aplikasikan Semangat Kemerdekaan dalam Layanan Kesehatan

Avatar
53
×

RSUDMA Sumenep Aplikasikan Semangat Kemerdekaan dalam Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
PROFIL. Potret Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, saat dijumpai MaduraPost usai pelaksanaan Upacara Bendera 17 Agustus 2024. (M.Hendra.E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Pada momentum peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, menekankan arti penting semangat kemerdekaan dalam dunia kesehatan.

Menurutnya, selain mengenang jasa para pahlawan melalui upacara bendera, esensi dari semangat perjuangan para pahlawan perlu diadopsi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam profesi tenaga kesehatan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pemkab Sumenep Dorong Buah Melon Tembus Ritel Nasional, DKPP Gandeng Mitra Distribusi Modern

“Kita sebagai tenaga kesehatan harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini adalah saatnya untuk merdeka dalam hal kesehatan. Kita bisa menerapkan semangat perjuangan ini melalui upaya kesehatan,” kata dr. Erliyati dalam keterangannya, Sabtu (17/8).

Menurutnya, kesehatan adalah hak fundamental masyarakat yang harus dipenuhi oleh negara, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 H ayat (1) UUD 1945.

Baca Juga :  KPU Sumenep Gelar Rapat Pleno penetapan 50 Anggota DPRD Terpilih Periode 2019-2004

Pasal ini menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan hidup di lingkungan yang baik dan sehat serta berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Untuk memenuhi amanat konstitusi ini, dr. Erliyati menyatakan, bahwa RSUDMA Sumenep terus berkomitmen memaksimalkan berbagai program kesehatan yang telah menjadi target dan rencana kerja rumah sakit.

Baca Juga :  Alih Fungsi Lahan Dituding Picu Banjir Berkepanjangan di Sumenep

Selama tahun 2024, RSUDMA Sumenep telah melakukan berbagai langkah taktis dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Salah satu langkah tersebut adalah dengan menambah jumlah dokter spesialis di berbagai poliklinik dan memperkenalkan alat baru, seperti mammogram yang digunakan untuk mendeteksi kanker payudara.***