SUMENEP, MaduraPost – Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar kegiatan khatmil Quran dengan menuntaskan bacaan Al-Qur’an 30 juz secara bersama-sama di kantor sekretariat organisasi tersebut, Senin (16/3/2026).
Kegiatan religius tersebut diikuti puluhan pengurus dan anggota PWRI Sumenep. Mereka membaca Al-Qur’an secara serentak dalam satu majelis dengan suasana yang khusyuk dan penuh kekhidmatan.
Agenda ini menjadi kegiatan spiritual pertama yang dilaksanakan di sekretariat PWRI Sumenep sejak tempat tersebut difungsikan sebagai pusat aktivitas organisasi.
Selain dimaksudkan sebagai ibadah di bulan suci Ramadan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan dan solidaritas antaranggota.
Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan khatmil Quran sengaja dijadwalkan pada bulan Ramadan sebagai upaya menumbuhkan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan organisasi kewartawanan tersebut.
“Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melaksanakan khatmil Quran di kantor PWRI Sumenep. Harapan kami, sekretariat ini tidak hanya difungsikan untuk rapat atau aktivitas organisasi semata, tetapi juga menjadi tempat yang menghadirkan keberkahan serta bernilai ibadah,” kata pria yang akrab disapa Yono ini Senin (16/3) siang.
Ia menerangkan, bahwa proses khataman dilakukan dengan metode pembagian juz kepada seluruh peserta yang hadir. Setiap orang membaca satu juz sehingga keseluruhan 30 juz Al-Qur’an dapat diselesaikan dalam satu majelis.
Menurutnya, cara tersebut tidak hanya membuat khataman dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, tetapi juga mencerminkan kebersamaan serta kekompakan di antara anggota PWRI Sumenep.
“Kita membagi satu peserta membaca satu juz, sehingga 30 juz Al-Qur’an bisa rampung dalam satu majelis. Cara ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan anggota PWRI,” ungkapnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu berharap kegiatan serupa ke depan dapat terus dilaksanakan secara rutin oleh PWRI Sumenep sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan spiritual para anggota organisasi.
Ia menambahkan, membaca dan menuntaskan Al-Qur’an bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan juga menjadi penguat moral agar anggota tetap konsisten dalam kebaikan serta mampu memberikan teladan positif bagi masyarakat.
“Khatmil Quran ini diharapkan menjadi benteng moral bagi anggota PWRI agar tetap istiqamah dalam kebaikan serta mampu menjadi contoh di tengah masyarakat,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan khatmil Quran tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kemajuan organisasi PWRI Sumenep sekaligus memohon keberkahan bagi seluruh anggotanya.***






