SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Proyek Rehabilitasi Jalan Di Dusun Aing Rasa Laok Desa Palesanggar Pamekasan Diduga Asal Jadi

Avatar
×

Proyek Rehabilitasi Jalan Di Dusun Aing Rasa Laok Desa Palesanggar Pamekasan Diduga Asal Jadi

Sebarkan artikel ini
proyek rehabilitasi jalan di Dusun Aing Rasa Laok Desa Palesanggar Kecamatan Pegantenan Pamekasan

PAMEKASAN, Madurapost.co.id – Tidak sedikit pekerjaan proyek yang dikucurkan pemerintah dilaksanakan tidak sebagaimana mestinya. Sehingga nampak janggal dan terkesan cari untung semata, Minggu (30/06/2019)

Seperti halnya proyek rehabilitasi jalan di Dusun Aing Rasa Laok Desa Palesanggar Kecamatan Pegantenan Pamekasan. Pasalnya proyek yang tidak memiliki papan informasi pekerjaan ini sangat mencurigakan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Bersama Penghargaan yang Diraih Baddrut Tamam, Tim Utama Berbaur Out

Dibalik tidak adanya papan informasi, pekerjaannya pun terasa janggal. Dan mengundang beberapa spekulasi negative dari beberapa masyarakat.

“namanya juga proyek mas, paling juga gak bisa bertahan lama. Ini contohnya kalau cuma pakai batu kecil begini, terkena air hujan aja sudah hancur semua. Apalagi masalah rumput yang nanti akan tumbuh ditengah jalan menembus aspal kalau bagian dasar tidak diaspal terlebih dahulu sebelum di tata batu,” ungkap warga.

Baca Juga :  “Germo” Bisnis Esek-Esek di Sampang Diciduk Polisi

Memang sangat nampak jelas bahwa bagian dasar tidak aspal sebagai perekat batu antara jalan lama dan batu baru. Juga disetiap tepi jalan sebagai penahan geseran batu yang ditengah jalan hanya memakai batu kecil.

Warga diakhir wawancara hanya membandingkan pekerjaan ini dengan pekerjaan sebelumnya.

“seperti halnya jalan di sebelah selatan itu mas, itu kan aspalan baru belum sampai 1 tahun tapi sekarang kondisi batunya sudah berantakan kemana – mana dan nampak lubang kembali,” imbuhnya.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Dilakukan, Petugas Tak Pakai Masker Viral, Kasatpol PP : Kalau Makan Tidak Usah Pakai Masker

“kalau pemerintah daerah tidak bisa memberikan pengawasan maksimal disetiap pekerjaan proyek, berikan kebebasan pada masyarakat untuk mengawasi dan menegur pelaksana kalau pekerjaan mereka asal – asalan,” pungkasnya.(mp/chan/rul)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.